NASIONAL
NASIONAL

Tangis Pilu Ayah Fernando Tongkotow Usai Tahu Anak Tewas Diduga Ditembak Brimob: Tuhan Tolong

Feldy mengatakan bahwa Fernando mengalami luka tembak di kepala sebelah kanan, tepat di atas telinga, dengan bagian belakang kepala yang hancur.

Dengan penuh kesedihan, ia meminta agar pihak berwajib segera mencari pelaku dan menindak tegas mereka yang bertanggung jawab atas kematian anaknya.

Pihak kepolisian sendiri masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tragis ini. 

Dan setelah terungkap siapa sosok yang diduga melakukan penembakan.

Kini terungkap juga kronologi kejadian hingga menewaskan warga bernama Fernando Tongkotow.

Dari informasi yang didapat, korban tewas usai tertembak peluru dari oknum diduga Brimob Polda Sulut.

Penembakan tersebut tepatnya terjadi di area pertambangan.

Dari informasi yang didapatkan terjadi kericuhan di lokasi tambang emas ilegal yang menewaskan seorang warga bernama Fernando Tongkotow.

Bahkan sempat terjadi kebakaran di salah satu camp.

Sementara itu terduga pelaku disebut-sebut adalah oknum anggota Brimob Polda Sulawesi Utara. 

Kasus penembakan di tambang Ratatotok, Mitra, Sulut ini sedang menjadi perhatian publik.

Orang tua korban penembakan bertemu dengan Wakapolda Sulut Brigjen Pol Bahagia Dachi.

Terkait hal tersebut berikut ini kronologi hingga kesaksian ayah korban.

Kronologi kejadian

Dari sumber resmi yang diterima Tribun Manado, kejadian ini terjadi pada Senin (10/3/2025) sekira pukul 01.30 WITA.

Kronologi berawal saat korban bersama puluhan rombongan bergerak ke lokasi pertambangan itu. 

Rombongan tersebut terinformasi sudah membawa senjata tajam saat menuju ke lokasi untuk menjaga diri. 

Di sana mereka diduga hendak mengambil karbon dari lokasi tambang ilegal itu. 

Namun belum saat mendekati lokasi kejadian tiba-tiba muncul sekira 10 anggota Brimob yang melakukan penjagaan dari jarak kira-kira 50 meter. 

Di situ anggota Brimob yang berjaga diduga langsung menembak kepada korban dan rombongan. 

Korban akhirnya terkena tembakan di bagian kepala dekat telinga. 

Kemudian rombongan langsung berusaha menyelamatkan korban dan membawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Polda Sulut Lakukan Penyelidikan

Polda Sulawesi Utara buka suara terkait tewasnya seorang warga Basaan, Kabupaten Minahasa Tenggara di Lokasi Pertambangan, pada Senin (10/3/2025).

Kabid Humas Kombes Pol Michael Thamsil mengatakan bahwa pihak Propam Polda Sulut telah turun melakukan penyelidikan lanjut terkait informasi keterlibatan anggota pada kasus ini. 

“Pak Kapolda Sulut sudah memerintahkan Kabid Propam untuk melakukan penyelidikan dan upaya-upaya lainnya,” jelasnya

image_print
1 2 3

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website