NASIONAL
NASIONAL

Karier Militer Cemerlang, Laksda TNI Edwin Rajo Mangkuto Dilantik Jadi Wakil Gubernur Lemhannas

Dengan jabatan barunya tersebut, Edwin akan segera menyandang pangkat Laksamana Madya (bintang tiga), menandai babak baru dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

Perjalanan pengabdiannya dimulai dari Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 37 tahun 1991, yang kemudian dilanjutkan dengan pendidikan spesialisasi sebagai penerbang TNI AL. Kemampuannya di bidang penerbangan membawanya ke berbagai operasi strategis sebelum dipercaya memimpin kapal perang dalam berbagai misi. Perpaduan antara pengalaman sebagai penerbang dan komandan kapal menjadikannya perwira dengan perspektif unik dalam pengelolaan kekuatan laut.

Karier Edwin terus berkembang dengan penugasan di berbagai lini, mulai dari aspek operasional hingga penegakan disiplin dan hukum di lingkungan TNI. Ia pernah menjabat sebagai Komandan Pusat Penerbangan TNI AL (Danpuspenerbal), yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan pengembangan kekuatan udara Angkatan Laut. Selanjutnya, ia mengemban tugas sebagai Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) dan kemudian Komandan Pusat Polisi Militer TNI (Danpuspom TNI), sebuah perjalanan yang memperlihatkan kapasitasnya dalam menjaga ketertiban dan disiplin di lingkungan militer.

Tidak berhenti di situ, ia kemudian memimpin Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil), sebuah posisi yang menuntut keahlian dalam pergerakan armada laut dan logistik strategis. Keahliannya dalam perencanaan dan kebijakan pertahanan membawanya ke jabatan Asisten Perencanaan dan Anggaran Kasal (Asrena Kasal), lalu Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI (Asrenum Panglima TNI), sebelum akhirnya dipercaya sebagai Wakil Gubernur Lemhannas.

Selain pengalaman tempur dan kepemimpinan di berbagai satuan, Laksda TNI Edwin Rajo Mangkuto juga mengembangkan wawasan akademisnya. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dan Magister Ilmu Hukum dari Universitas Hang Tuah, serta menyelesaikan program Magister Pertahanan di Universitas Pertahanan. Kombinasi antara pengalaman lapangan dan pemahaman akademis ini menjadikannya figur yang mampu merumuskan kebijakan pertahanan dengan pendekatan yang komprehensif.

Lebih dari sekadar perwira militer, ia juga aktif dalam dunia pemikiran strategis, terutama dalam kaitannya dengan kedaulatan maritim dan ketahanan nasional. Salah satu kontribusinya dalam pemikiran strategis adalah bukunya yang berjudul Potensi Maritim untuk Swasembada Pangan. Buku ini mengangkat bagaimana sektor maritim dapat menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, sejalan dengan visi-misi Asta Cita Presiden Prabowo. Melalui buku ini, Edwin menekankan pentingnya pemanfaatan sumber daya kelautan secara optimal dan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi besar untuk mencapai swasembada pangan dan ketahanan ekonomi nasional.

image_print
1 2 3

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website