Hal ini dipengaruhi oleh setoran pajak yang terkontraksi. Pajak tercatat terkontraksi sebesar 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 269,02 triliun.
Head of Equity Trading Mitra Andalan Sekuritas (Mitra Pemasaran Mandiri Sekuritas) Arwendy Rinaldi Moechtar mengungkapkan pelemahan ekonomi domestik dan ketidakpastian regulasi. “Perlambatan ekonomi dalam negeri semakin terasa, tercermin dari turunnya penerimaan pajak yang menunjukkan lemahnya aktivitas bisnis,” paparnya.
Isu Sri Mulyani mundur
Analis mengungkapkan salah satu penyebab pasar saham lesu hingga siang ini adalah isu mundurnya Menteri Keuangan Sri Mulyani. Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajwani mengatakan rumor mengenai Sri Mulyani membuat gejolak pasar.
“Ada juga isu dan rumor Sri Mulyani mau mundur itu juga membuat pasar mengalami gejolak,” kata Arjun, Selasa (18/3/2025).
Head of Equity Trading Mitra Andalan Sekuritas (Mitra Pemasaran Mandiri Sekuritas) Arwendy Rinaldi Moechtar mengungkapkan bahwa rumor Sri Mulyani menyebabkan arus dana asing keluar dari pasar, sebab investor asing percaya dengan kinerja Sri Mulyani.
“Iya itu indikasi cukup significant, krn asing percaya Sri Mulyani,” ucap Arwendy.
Sementara istana sudah buka suara mengenai kabar rencana pengunduran diri Menteri Keuangan Sri Mulyani yang beredar. Menurut Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Hariqo Wibawa Satria menegaskan bahwa kabar itu hoax.
“Kami ingin menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai pengunduran diri Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan adalah tidak benar alias hoax,” kata Hariqo dikutip Monitorindonesia.com dari akun Instagram PCO, Selasa (18/3/2025).
Hariqo juga menekankan bahwa tidak pernyataan resmi dari Sri Mulyani maupun pihak terkait.
“Hingga saat ini tidak ada pernyataan resmi sebagaimana disampaikan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Menurutnya, Sri Mulyani saat ini masih bertugas menjalankan dan tanggung jawabnya sebagai Menteri Keuangan. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi kabar yang beredar.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi dan kami meyakini, kami mempercayai masyarakat kita tidak mudah terprovokasi oleh informasi-informasi yang jelas-jelas belum terverifikasi,” katanya.
































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…