Kapolres Lombok Utara, Agus Purwanta membenarkan adanya penyerbuan Polsek Kayangan oleh ratusan masyarakat. Kejadiannya kata dia sekitar pukul 18.30 WITA. “Saat itu ada 2 kendaraan dinas dibakar, 1 komputer, 1 laptop, pagar Polsek, kemudian ada kaca jendela pecah dan sebagainya,” ungkap Agus.
Ia mengaku belum mengetahui pasti motif dari penyerangan tersebut. Namun dugaan sementara karena adanya informasi salah yang diterima masyarakat sehingga secara spontan menyerang Polsek. Menurut perwira melati dua di pundaknya ini, tidak ada oknum polisi yang meminta korban menyerahkan uang.
“Hal tersebut tidak ada. Namun tetap kita melakukan penyelidikan termasuk motif dari penyerangan. Bila ada perkembangan lain nanti kami sampaikan,” ujarnya.
Untuk situasi saat ini kata dia sudah kondusif. Pihaknya sudah melakukan konsolidasi dengan tokoh masyarakat, sama-sama menahan warga agar tidak melakukan kegiatan serupa.
Untuk mencegah adanya penyerangan kembali, Polsek Kayangan kini dijaga ketat anggota Brimob, Sabhara Polda NTB hingga Polres Lombok Utara. “Alhamdulillah situasi sudah kondusif,” tutupnya.
Kasus ini sendiri mendapat perhatian Polda NTB. Informasi terkait adanya oknum melakukan pemerasan masih didalami. “Sementara masih didalami,” jelas Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mohammad Kholid kepada Radar Lombok, Selasa (18/3).

































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…