NASIONAL
NASIONAL

Dijanjikan Kerja di Hotel, Soleh Darmawan Tewas di Kamboja sebagai Operator Judol, Ibu Curiga Ginjal Anaknya Diambil

BANDA ACEH – Nasib pilu dialami warga Bekasi, Jawa Barat, bernama Soleh Darmawan yang bekerja di Kamboja.

Soleh meninggal setelah bekerja di Kamboja. Padahal, sebelumnya ia berangkat kerja di Thailand.

Diana, ibu Soleh, merasa syok atas kematian putranya tersebut. Dia merasa ada kejanggalan pada jasad anaknya.

Pihak keluarga curiga bahwa Soleh menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) hingga ginjalnya diambil paksa.

Kecurigaan tersebut beralasan. Diana menemukan beberapa fakta dan tiga hal kejanggalan pada kematian putranya itu.

Berikut ini fakta-fakta soal kematian Soleh Darmawan WNI asal Bekasi yang dirasakan janggal oleh sang ibu.

1. Tak Ada Surat Izin

Kejanggalan pertama yang dirasakan Diana adalah saat pertama kali mengetahui niatan sang putra untuk kerja ke luar negeri.

Kala itu Soleh Darmawan bercerita ke Diana bahwa ia hendak bekerja ke Thailand.

Soleh yang merupakan lulusan D3 Pariwisata jurusan Chef itu antusias karena bakal bekerja menjadi koki di hotel.

Lalu pada 18 Februari 2025, Soleh pun berpamitan kepada keluarganya di Bekasi dan berangkat menuju Thailand.

Diungkap Diana, Soleh mulanya ditawari pekerjaan oleh tetangga sekaligus teman rumahnya bernama Selly.

“Dia (Soleh) ngomongnya mau kerja di Thailand, ama temannya namanya kak Selly sama kak Ade. Katanya pacarnya kak Ade ada di sana namanya si Ray Ray. Saya tanya Soleh kerjanya apaan? di hotel bikin roti mak biasanya pantry,” kata Diana dilansir dari tayangan Youtube Wartakotalive, Jumat (28/3/2025).

“Dia mau perpanjang passport ditemenin sama Kak Selly. Katanya mak mau ketemu orang yayasan di Tanjung Priok sama kak Selly. Pas mau berangkat juga diantar kak Selly. Itu tanggal 17 Februari,” sambungnya.

Saat mendengar putranya bakal bekerja di Thailand, Diana merasa curiga.

Sebab tak ada surat permintaan izin dari orang tua seperti layaknya lowongan pekerjaan lain.

“Saya nanya kok enggak ada surat izin buat orang tua. Biasanya kalau kerja di mana-mana kan ada kertas, gajinya sekian, ini kok enggak ada. (Kata Soleh) ‘diam-diam aja’. Dibilang gajinya gede, lumayan, tiga kali lipat (di Indonesia). Tapi enggak jelas (perusahaan apa),” imbuh Diana.

Meski curiga, Diana tetap mengikhlaskan putranya berangkat ke Thailand.

2. Video Call Aneh

Setelah sang putra tiba di Thailand, Diana mengaku langsung dihubungi oleh Soleh.

Selama empat hari di Thailand pun, Soleh selalu video call dengan ibunya.

Namun kala itu, Diana sempat curiga karena Soleh selalu memberikan nasihat yang sama. Yakni agar Diana tidak menghiraukan omongan tetangga.

image_print
1 2 3

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website