“Total UPK yang diminta ditukarkan Rp 29.700.000. Namun, yang diberikan GVF Rp 5.200.000 dengan rincian, 5k 8 gepok (4.000.000) 2K 6 gepok (1.200.000), padahal requesan UPK Pecahan 20K 2 gepok (4.000.000), Pecahan 10K 3 gepok (3.000.000), Pecahan 5K 3 gepok (1.500.000), Pecahan 2K 6 gepok (1.200.000),” ungkap FH.
GVF pun berjanji untuk mengirimkan lagi sisanya Rabu (26/3/2025) jam 11.00 WIB. Rabu (26/3/2025) jam 12.13 kurir pun datang untuk mengantarkan UPK, tetapi hanya mengirimkan pecahan 20K 2 gepok (4.000.000), pecahan 10K 3 gepok (3.000.000).
“Untuk penukaran UPK yang 20.000.0000 juta tidak diantarkan, GVF berjanji mengirimkan Sore tetapi waktu yang ditentukan lagi-lagi meleset. Saya pun menanyakan lagi di jam 17.13 WIB kapan dikirimkan UPKnya,” tuturnya.
“GVF menjawab sedang nunggu dari BI (Bank Indonesia), saya pun mengatakan kok menunggu lagi kan situ yang bilang kemarin UPKnya ready. respons dari GVF pun tidak ada. saya pun Kembali mengechat dengan mengatakan “Saya tunggu itikad baik untuk mengembalikan uang saya, kalo tidak ada (dikembalikan) saya tempuh jalur hukum”.
Lalu pada Kamis (27/3/2025), sekitar jam 11.33 WIB FH kembali menanyakan bagaimana tindak lanjut uang tersebut. GVF berjanji akan dikirimkan sekitar pukul 14.00 WIB. “Besok Jumat (28/3/2025) jam 14.00 dikirim ke kostmu.”
Terakhir, pada Jumat (28/3/2025) kemarin, sekitar pukul 13.33 WIB FH menanyakan kembali uang tersebut. Games menjawab “Ntar habis magrib ketemu” alasannya “lagi tugas OPS Ketupat”.
Tak sampai di situ, FH kembali menekankan kepada GVF agar segera beritikad baik. Namun GVF memandang enteng.
“Magrib ini saya tunggu waktu terakhir, kalo nanti sampai magrib ga ada, mohon maaf anda sendiri yang rugi, saya bakal tegas melapor ke polda metro dan propam. GVF menjawab “terserah lu lah”,” katanya.
Atas hal demikian, FH akan melaporkan GVF ke Propam Polda Metro Jaya. Namun sembari menunggu iktikad baik GVF, laporan dugaan penipuan tersebut sementara dicadangkan atau ditangguhkan.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler