Pertanyaan tersebut dilontarkan tentu saja karena perasaan yang kecewa atas keputusan pemecatan yang dijatuhkan kepada sang Guru Besar tersebut.
“Cuma di pecat? Gak di penjara?,” ketik @renaldialdi4612
Muncul banyak pertanyaan-pertanyaan serupa karena keputusan yang diberikan kepada Edy hanya sekedar pemecatan dan tidak sepada terhadap apa yang dilakukan kepada korban.
“Kayak gini harusnya buat tindakan tegas, sampai aku lulus bahkan belum dilakukan tindakan” Ketik @loveurself_._.
Selain itu juga terdapat komentar yang merujuk pada sinetron Malaysia yang tengah viral karena menceritakan tentang seorang guru yang mengajarkan ajaran sesat.
“Mirip-mirip dengan Walid,” ujar @Gomie95.
Hingga saat ini keputusan terkait pencopotan status Guru Besar dan juga ASN belum dilakukan terhadap Edy Meiyanto, sehingga banyak warganet yang kecewa dan menuntun untuk mencopot status yang seharusnya mencerminkan tindakan Edy.
Demikian informasi seputar Edy Meiyanto, seorang Guru Besar di Fakultas Farmasi UGM yang melakukan kekerasan dan juga pelecehan seksual kepada 13 korban. (*)






























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…