BANDA ACEH – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat dan mengabdi demi kepentingan rakyat kembali diwujudkan secara nyata oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Papua Nugini (PNG) Kewilayahan Yonif 112/Dharmajaya.
Di bawah komando Letnan Kolonel Infanteri Fiska Bagus Tri Sunaryanto, Satgas yang berada di bawah naungan Kodam Iskandar Muda tersebut melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pelayanan pengobatan gratis kepada masyarakat di wilayah Puncak Jaya, Papua, Jum’at (11/4/25).
Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi dari semangat “TNI Prima” sekaligus mewujudkan pengabdian Yonif 112/DJ, dengan mengusung moto “Dharmajaya Mengayomi Rakyat.” Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kepedulian, para prajurit Satgas Yonif 112/DJ hadir dengan sikap rendah hati, membaur dengan warga, dan memberikan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di daerah yang akses pelayanannya masih terbatas.
Komandan Satgas Yonif 112/Dharmajaya, Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun hubungan yang erat antara TNI dan masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa kehadiran prajurit TNI di perbatasan bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai pelayan rakyat.
“Kegiatan pengobatan gratis ini kami laksanakan dengan tulus dan ikhlas sebagai bentuk bakti kami kepada masyarakat Papua. Kami ingin masyarakat merasa bahwa TNI adalah bagian dari mereka, yang hadir tidak hanya saat dibutuhkan, tetapi juga dalam suka dan duka,” ujar Letkol Inf Fiska.
Ia menambahkan bahwa semangat “Dharmajaya Mengayomi Rakyat” bukan sekadar slogan, melainkan sebuah prinsip hidup dan landasan moral dalam setiap langkah pengabdian prajurit Yonif 112/DJ di tanah Papua.
“Kami mengemban tugas mulia ini dengan keyakinan bahwa mengayomi rakyat adalah bagian dari penguatan ketahanan bangsa. Dengan menyentuh sisi kemanusiaan, kami percaya kepercayaan masyarakat kepada TNI akan tumbuh dan memperkokoh persatuan,” tambahnya.
Kegiatan pengobatan gratis ini disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat Puncak Jaya. Warga yang datang dari berbagai kampung di sekitar pos Satgas mengaku sangat terbantu dengan pelayanan kesehatan tersebut. Selain memeriksa dan mengobati penyakit umum, para prajurit juga memberikan edukasi kesehatan secara sederhana namun mudah dipahami oleh masyarakat.
Salah seorang warga menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian TNI. Ia mengatakan bahwa pengobatan gratis tersebut sangat membantu, terutama bagi warga yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas kesehatan akibat medan geografis yang sulit dan jarak yang jauh ke pusat layanan medis.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler