BANDA ACEH – Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Rosario de Marshal atau Hercules buka suara terkait kasus pembakaran mobil polisi di Depok. Pasalnya, aksi pembakaran itu diduga dilakukan oleh sejumlah anggota organisasi masyarakat (ormas) yang diketuai Hercules.Hercules mengaku sama sekali tidak tahu-menahu mengenai awal mula persoalan yang menyebabkan peristiwa pembakaran mobil polisi di Depok. Ia justru baru mengetahui bahwa aksi pembakaran itu dilakukan oleh anggota GRIB.
“Persoalan Depok itu, saya sendiri pun tidak paham dan tidak tahu. Saya sebagai Ketua Umum ormas GRIB dan peristiwa itu, ada berita bahwa anggota GRIB yang melakukan pembakaran itu, melawan polisi dan membakar mobil itu,” kata dia dalam siaran melalui akun YouTube GRIB TV, yang dikutip Republika, Jumat (25/4/2025).
Usai mendapatkan informasi itu, Hercules langsung menghubungi Ketua DPD GRIB Jaya Jawa Barat untuk melakukan konfirmasi. Namun, menurut dia, saat ini belum ada orang yang memegang jabatan sebagai Ketua DPC GRIB Jaya Depok.
“Ketua DPD sendiri menjawab bahwa Ketua DPC Depok itu meninggal, jadi untuk sementara Ketua DPC-nya belum ada. Jadi bingung,” ujar dia.
Meski demikian, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian, sejumlah orang yang membakar mobil polisi di Depok itu merupakan anggota GRIB. Karena itu, ia langsung berkoordinasi dengan Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Depok.
Berdasarkan laporan kepolisian, kasus pembakaran itu bermula dari upaya penangkapan terhadap tersangka kasus pengrusakan atau perbuatan tidak menyenangkan dan kepemilikan senjata api, berinisial TS, di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, pada Jumat (18/4/2025). TS diketahui merupakan Ketua GRIB Ranting Kelurahan Harjamukti.
Alih-alih bersikap kooperatif, TS justru melakukan perlawanan. Bahkan, TS juga sempat meminta rekan-rekannya menahan hingga membakar mobil polisi.
Ketika itu, polisi yang datang menggunakan empat unit mobil telah berhasil menangkap TS. TS dibawa menggunakan satu unit mobil. Namun, sebanyak tiga unit mobil polisi tertahan di kawasan tersebut. Alhasil, tiga mobil polisi itu dibakar oleh sejumlah orang, yang belakangan diketahui pelaku mayoritas merupakan anggota GRIB.
Hercules menyayangkan adanya upaya perlawanan dalam penangkapan tersebut. Pasalnya, penangkapan itu dilakukan dengan surat tugas resmi.
“Saya sampaikan, mau itu ormas, mau itu siapa, mau itu siapa dia, pokoknya penangkapan itu resmi, ada surat perintah, ada surat penangkapan. Polisi melakukan tugas itu, mereka melawan dan mereka mengakibatkan mobil-mobil operasional polisi yang dibakar,” kata dia.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler