BANDA ACEH – Pemerintah Aceh Besar akan mendorong segenap perangkat daerah untuk mengejar realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) sesuai target yang ditetapkan. Hal itu sebagaimana disampaikan Bupati Aceh Besar melalui Asisten II Sekdakab Aceh Besar, M Ali saat mengikuti rapat secara virtual dengan Kemendagri di Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Kamis (8/5/2025).
“Harapan Kemendagri, sesuai dengan intruksi Pak Bupati agar Pemerintah Aceh Besar dapat merealisasikan anggaran daerah sesuai target yang telah ditetapkan,” ujar Ali.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Aceh Besar itu juga menambahkan agar dalam realisasi APBK Aceh Besar dapat dilakukan secara seimbang, artinya tidak lebih besar belanja dari pendapatan.
“Pendapatan dan belanja daerah seyogyanya dilakukan secara seimbang, artinya tidak lebih besar pengeluaran dari pada pendapatan,” imbuhnya.
Dalam Rakor Percepatan Realisasi APBD Tahun 2025 tersebut, Kemendagri mendorong daerah untuk mempercepat realisasi APBD, agar serapan anggaran daerah pada awal kepemimpinan dapat tercapai sesuai target.
“Rakor ini penting dilaksanakan, selain menjadi ruang diskusi guna percepatan penyerapan APBD, penyiapan anggaran dalam pengendalian inflasi di daerah, sekaligus pembahasan terkait pelaksanaan program nasional di daerah,” jelasnya, yang turut dampingi oleh Inspektur Aceh Besar Zia Ul Azmi, Kepala Bappeda Aceh Besar Rahmawati serta Kepala BPKD Aceh Besar Andria Shaputra.
Sementara itu, anggota DPRK Aceh Besar, Maulana Akhbar mengapresiasi upaya Pemkab Aceh Besar dalam usaha mendorong agar APBK tahun 2025 dapat tersealisasi dengan baikhingga mencapai target.
“Kita apresiasi jika Pembak Aceh Besar bisa mekerja ekstra dan optimal supaya APBK diawal kepemimpinan Muharram Idris dan Syukri berjalan dengan biak hingga mendekati target yang telah kita tetapkan bersama,” tuturnya.
Ia berharap agar realisasi APBK juga dapat berimbas langsung pada kesejahteraan rakyat.
“Kita selalu berharap anggaran daerah ini dapat diserap dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tutup Maulana. []































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler