ISLAM
ISLAM

Mimpi Muhammad Qasim: Perang India vs Pakistan Awal Ghazwatul Hind dan Perang Dunia ke-3

Kemudian dia pergi dan memasuki sebuah ruangan seperti perpustakaan. Ada sebuah buku di sana dan di dalamnya terdapat selembar kertas. Ia membuka kertas tersebut dan di sana tertulis bahwa; ‘Tanda pertama dari mimpi Qasim adalah, mereka (musuh) akan mencoba menjadikan Pakistan sebagai Tora Bora’ (kekacauan yang disebabkan oleh teroris).

Dalam beberapa mimpinya, Muhammad Qasim melihat skenario yang melibatkan Pakistan dalam perang besar yang dikenal sebagai Ghazwatul Hind, yang juga dihubungkan dengan Perang Dunia ke 3. Menurut Qasim, perang ini dipaksakan terhadap Pakistan setelah dua benteng utama Islam, yaitu Turki dan Arab Saudi, dihancurkan oleh kekuatan yang dia sebut sebagai bagian dari “Illuminati.”

Pakistan, dalam mimpi ini, menjadi benteng terakhir Islam, dan kelangsungan hidup negara tersebut adalah kunci untuk menjaga Islam tetap tegak. Mimpi ini mengandung gambaran mendetail tentang Pakistan yang harus berjuang bukan hanya untuk mempertahankan negara, tetapi juga untuk keselamatan umat Islam secara global.

Muhammad Qasim menegaskan bahwa sebelum perang besar ini terjadi, Allah SWT menyampaikan mimpinya kepada panglima militer Pakistan, yang kemudian mengambil tindakan untuk melindungi negara dan agama.

Ia juga melihat bagaimana orang-orang yang mencintai Islam dan Pakistan bersatu, membersihkan negara dari kesyirikan, serta membentuk sistem keadilan baru yang membuat dunia terkejut.

Muhammad Qasim juga menggambarkan kehancuran yang terjadi di beberapa wilayah Timur Tengah. Dalam salah satu mimpinya, dia melihat Turki dan negara-negara Arab dihancurkan oleh kelompok teroris dan kekuatan besar yang mendukung kehancuran tersebut. Meski Pakistan tidak terlibat dalam semua perang ini karena keterbatasan sumber daya, mereka tetap mengambil tindakan untuk melindungi kesucian Mekah dan Madinah.

Dalam mimpinya, Muhammad Qasim juga melihat bagaimana umat Islam dari seluruh dunia berkumpul di Pakistan untuk bersama-sama menghadapi musuh-musuh Islam. Ini adalah bagian dari persiapan menghadapi perang besar yang akan datang, di mana Pakistan akan memainkan peran sentral.

Rasulullah SAW dalam mimpi Muhammad Qasim

Pengalaman Muhammad Qasim yang paling berkesan adalah kesaksiannya bahwa dalam banyak mimpinya, ia bertemu langsung dengan Nabi Muhammad SAW.

Qasim mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan validasi tentang kebenaran mimpinya, dengan menegaskan bahwa mimpinya adalah benar dari Allah SWT dan bukan kebohongan.

Salah satu hadits berbunyi: “Siapa saja yang melihatku dalam mimpi, maka ia benar-benar telah melihatku, karena setan tidak dapat menyerupaiku” (HR. Muslim).

image_print
1 2 3 4 5 6 7 8

Reaksi

Berita Lainnya