Muhammad Qasim mengaku bahwa sejak usia 12 tahun, ia telah mengalami mimpi di mana Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW datang bersama. Namun, mimpi-mimpi yang lebih intens mulai terjadi sejak ia berusia 17 tahun, dan sejak saat itu, ia terus menerima mimpi secara berkala selama lebih dari 23 tahun.
Mimpi panglima militer Pakistan
Dalam salah satu mimpinya, Muhammad Qasim menjelaskan bahwa Allah SWT menyampaikan mimpi tertentu kepada panglima militer Pakistan sebagai peringatan tentang ancaman yang akan datang.
Mimpi ini, yang dikonfirmasi oleh Nabi Muhammad SAW dalam visi Qasim, menjadi dasar bagi tentara dan rakyat Pakistan untuk bersiap menghadapi pertempuran besar.
Qasim menggambarkan bagaimana setelah mendapat petunjuk ini, Pakistan mulai membersihkan negara dari segala bentuk kejahatan, menciptakan sistem pemerintahan yang adil, dan melangkah maju menuju persiapan perang untuk mempertahankan Islam.
Proses ini melibatkan dukungan penuh dari rakyat yang sangat mencintai Islam dan Pakistan, serta persiapan teknologi militer yang luar biasa, termasuk pesawat tempur hitam yang disebutkan sebelumnya.
Kontribusi ulama dan peneliti terhadap mimpi-mimpi Muhammad Qasim
Dua cendekiawan Muslim, Imran Abbasi dan Awais Naseer, adalah sosok penting dalam menyebarkan mimpi-mimpi Muhammad Qasim ke seluruh dunia. Mereka tidak hanya meneliti dan memverifikasi mimpi-mimpinya berdasarkan Al-Quran dan hadits, tetapi juga aktif membuat video dan menulis tentang pengalaman Muhammad Qasim.
Awais Naseer, yang awalnya ragu, akhirnya menerima kebenaran mimpi Muhammad Qasim setelah dia sendiri bermimpi bertemu dengan Nabi Muhammad SAW yang membenarkan pengalaman Qasim. Sementara itu, Imran Abbasi lebih cepat percaya dan menjadi salah satu pendukung awal yang mempublikasikan mimpi-mimpi Qasim dalam bahasa Urdu dan Inggris.
Pengalaman mimpi Muhammad Qasim telah menarik perhatian luas, terutama karena keunikannya yang dianggap relevan dengan perkembangan dunia Islam saat ini. Meskipun dia menolak klaim bahwa dirinya adalah Imam Mahdi, mimpi-mimpinya tetap dihormati dan dianggap sebagai bentuk peringatan dan petunjuk bagi umat Islam. Media di Pakistan telah banyak meliput kisah hidup dan mimpinya, dan hingga kini, Qasim terus menyampaikan pesan-pesan dari mimpinya untuk umat Islam di seluruh dunia.***
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler