BANDA ACEH – Pengamat Politik sekaligus Direktur Lingkar Madani (LIMA) Ray Rangkuti menyoroti pernyataan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando yang mengklaim Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden RI terbaik sepanjang sejarah Indonesia.
Ray Rangkuti pun melontarkan sarkasme tipis-tipis.
Menurutnya, jika dilihat dari sudut pandang Ade Armando, bisa saja Gibran disebut tidak hanya sebagai Wakil Presiden terbaik di Indonesia, tetapi di Asia Tenggara, atau bahkan dunia.
Namun, Ray menilai, klaim tersebut juga tidak salah.
Hal ini disampaikan Ray Rangkuti dalam tayangan Sapa Indonesia Malam yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Kamis (22/5/2025).
“Iya, kalau dari sudut Bang Ade Armando, saya kira bukan hanya terbaik sepanjang sejarah Indonesia, bahkan bisa terbaik sepanjang sejarah Asia Tenggara, Asia, bahkan mungkin dunia ya,” papar Ray.
“Kan tinggal disebut-sebut aja begitu, ya kan, bahwa Gibran ini adalah wakil presiden terbaik di Indonesia, mungkin Asia Tenggara, Asia, atau bahkan mungkin dunia gitu, melihat kiprahnya, melihat usianya, melihat tampilannya, macam-macam,” jelasnya.
“Jadi, tentu dalam kalau konteks itu, Bung Ade Armando ya enggak salah. Bahkan, menurut saya waduh kecil banget ya, cuma sepanjang sejarah Indonesia, kenapa enggak disebutin Asia Tenggara, Asia, bahkan dunia gitu loh sekalian,” ujar Ray.
Selanjutnya, Ray meluruskan bahwa dirinya tidak merasa skeptis dengan klaim Ade Armando.
Namun, Ray menilai, dengan menyebut Gibran sebagai Wakil Presiden RI terbaik, berarti klaim Ade lebih cenderung bermaksud politis, alih-alih memandangnya secara objektif.
“Bukan skeptis, tapi gimana menjelaskan bahwa Gibran wakil presiden terbaik dalam sejarah. Penjelasan itu juga saya menangkapnya, sebetulnya penilaian Bung Ade Armando itu lebih banyak berdimensi politiknya, ketimbang berdimensi objektivitas akademiknya,” jelas Ray.
“Nah, kalau sudut pandangnya Politik, ya itu yang saya sebut tadi, kenapa sih tanggung-tanggung, bilang aja sekalian wapres terbaik di dunia. Gitu juga politik kan,” imbuhnya.
Selanjutnya Ray menjelaskan jika memakai sudut pandang akademik dan objektif, bakal ada pembahasan panjang apakah Gibran layak disebut sebagai wakil presiden terbaik di Indonesia.
Apalagi, jika dibandingkan dengan para wakil presiden pendahulu, seperti Mohammad Hatta, Sri Sultan Hamengkubuwono IX, Adam Malik, Boediono, hingga Jusuf Kalla.
“Kalau pertimbangan akademik objektif, ya tentu kita bisa berdebat jadi panjang sebelum sampai pada kesimpulan bahwa Gibran adalah wakil presiden terbaik di Indonesia saat ini,” paparnya.






























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…