BANDA ACEH – Akademi Keperawatan (Akper) Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk Tahun Akademik 2025/2026. Proses seleksi akan dilaksanakan dalam tiga gelombang, dengan jumlah kuota terbatas pada masing-masing gelombang. Pendaftaran telah dibuka sejak awal Januari lalu dan akan berlangsung hingga akhir Juli mendatang, sebagaimana diumumkan pada Selasa (3/6/2025).
Pada gelombang pertama, pendaftaran dibuka mulai tanggal 2 Januari hingga 16 Mei 2025. Setelah itu, calon mahasiswa mengikuti tes tulis pada 19 Mei, dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan pada 20 Mei, dan pengumuman hasil seleksi dilakukan pada 21 Mei. Selanjutnya, gelombang kedua berlangsung dengan masa pendaftaran mulai 22 Mei hingga 20 Juni. Tes tulis dijadwalkan pada 23 Juni, disusul tes kesehatan pada 24 Juni, dan hasil seleksi diumumkan pada 25 Juni. Sedangkan pada gelombang ketiga, pendaftaran dibuka mulai 26 Juni hingga 25 Juli. Tes tulis akan dilaksanakan pada 28 Juli, kemudian tes kesehatan pada 29 Juli, dan hasil seleksi diumumkan keesokan harinya, 30 Juli 2025.
Pihak Akper mengimbau kepada para calon mahasiswa untuk segera mendaftarkan diri tanpa menunda, mengingat kuota penerimaan terbatas di setiap gelombang. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman resmi https://sipenmaru.akimba.ac.id atau secara langsung dengan mengunjungi Kampus Akper Kesdam IM yang beralamat di Jalan Mayjen T. Hamzah Bendahara, Lorong Bahagian, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh.
Menanggapi pembukaan penerimaan mahasiswa baru ini, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap peran penting Akper Kesdam IM dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan. Menurutnya, Akper Kesdam IM bukan sekadar lembaga pendidikan biasa, melainkan institusi strategis yang telah terbukti melahirkan tenaga kesehatan yang profesional, disiplin, dan berintegritas tinggi.
“Akper Kesdam IM merupakan lembaga pendidikan strategis yang tidak hanya mencetak tenaga kesehatan berkualitas, tetapi juga membentuk karakter disiplin dan berintegritas tinggi. Ini sangat sejalan dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujar Pangdam IM.
Beliau juga menuturkan bahwa di tengah dinamika tantangan kesehatan nasional, mulai dari tingginya kebutuhan tenaga kesehatan, peningkatan layanan kesehatan primer, hingga kesiapsiagaan menghadapi krisis kesehatan global, keberadaan institusi pendidikan seperti Akper Kesdam IM menjadi sangat vital.






























































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler