NASIONAL
NASIONAL

Amerika Serikat Akhirnya Bantu Negara Teroris Israel Serang Iran

Menurut Haaretz, pesawat-pesawat B-2 itu berangkat dari Pangkalan Udara Whiteman di Missouri dan bergerak ke arah barat bersama empat pesawat pengisi bahan bakar menuju pangkalan strategis AS di Guam.

Masih belum jelas apakah mereka akan melanjutkan perjalanan ke Diego Garcia, salah satu pangkalan utama AS yang berlokasi sekitar 3.500 kilometer dari Iran.

Fordow dikenal sebagai salah satu situs nuklir Iran paling aman karena berada sekitar 80-90 meter di bawah tanah. Mengingat kedalaman dan kerumitan struktur fasilitas itu, pakar-pakar militer telah lama memperdebatkan apakah situs itu benar-benar bisa dihancurkan sepenuhnya, bahkan oleh bom konvensional terbesar milik AS.

Haaretz menggambarkan tiga skenario yang mungkin terjadi terkait serangan terhadap Fordow. Skenario pertama adalah serangan oleh AS secara langsung dengan menggunakan bom besar seperti MOAB (Massive Ordnance Air Blast) seberat 13-14 ton, yang dijatuhkan dari pesawat pengebom.

Berita Lainnya:
KPK OTT di Madiun: Walikota dan 14 Orang Diamankan

Skenario kedua adalah serangan oleh Israel dengan pesawat buatan AS, meski opsi ini dinilai kecil kemungkinannya pada saat ini. Skenario ketiga adalah serangan oleh Israel dengan armada mereka sendiri, termasuk jet siluman dan pesawat jarak jauh.

Haaretz menyebutkan bahwa rencana tersebut semakin mendesak untuk dibahas dalam beberapa hari terakhir. Pada Rabu, harian Maariv melaporkan bahwa para pejabat Israel tengah bersiap untuk kemungkinan menyerang Fordow tanpa harus menunggu persetujuan dari AS.

Ketegangan meningkat sejak Jumat (13/6/2025) dini hari, ketika Israel melancarkan serangan udara ke sejumlah lokasi di Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir. Iran melaporkan 430 orang tewas dan lebih dari 3.500 lainnya terluka akibat serangan itu.Serangan Israel kemudian dibalas oleh Iran, yang menewaskan sedikitnya 25 orang dan melukai ratusan lainnya, menurut Israel. 

Berita Lainnya:
Imbas Eggi Sudjana Puji Akhlak Jokowi dan Sebut Roy Suryo Merasa Jagoan, Rismon Emosi: Minggir Saja

AS abaikan peringatan Rusia…

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Rabu memperingatkan Amerika Serikat bahwa serangan yang menargetkan Republik Islam akan “mengakibatkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki bagi mereka.” Dan juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyatakan “setiap intervensi Amerika akan menjadi resep perang habis-habisan di kawasan.”

Rusia juga telah memberikan peringatan kepada AS untuk tidak ikut menyerang Iran karena langkah itu akan secara radikal mengganggu stabilitas Timur Tengah. Hal itu diutarakan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov pada Rabu (18/6/2025), sambil menuding serangan Israel ke Iran berisiko memicu sebuah kehancuran nuklir.

image_print
1 2 3 4

Reaksi

Berita Lainnya