Damai Hari Lubis menutup pandangannya dengan nada reflektif. “Apakah patung ini benar-benar tidak mirip, atau kita yang terlalu terpaku pada ekspektasi? Yang jelas, patung ini telah menjadi cermin budaya, seni, dan persepsi masyarakat Karo,” ujarnya pada 23 Juni 2025. Dengan segala kontroversinya, patung Jokowi di Tanah Karo tetap berdiri sebagai simbol yang kaya makna, mengundang kita untuk melihat lebih dalam tentang seni, budaya, dan hubungan manusia dengan pemimpinnya.






























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…