BANDA ACEH – Kuasa hukum Joko Widodo (Jokowi), Rivai Kusumanegara, buka suara perihal ketidakhadiran Presiden ke-7 dalam pemeriksaan tudingan ijazah palsu di Polda Metro Jaya, Jakarta.
Ketidahadiran Jokowi itu disoroti oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) dan pakar telematika sekaligus mantan Menpora Roy Suryo.
Pasalnya, Jokowi yang tak menghadiri pemanggilan pemeriksaan justru mendatangi agenda Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Jawa Tengah, pada 19 Juli 2025.
Terkait hal itu, Rivai Kusumanegara mengatakan bahwa kliennya sedang masa pemulihan dan disarankan tak pergi ke luar kota terlebih dahulu.
“Jadi intinya minggu kemarin memang kami sudah menerima panggilan untuk diperiksa di hari Kamis (17/7/2025), tapi memang kan pada saat itu beliau (Jokowi) sendiri masih dalam recovery.”
“Sudah sembuh cuma masih recovery dalam arti disarankan untuk tidak keluar kota dulu,” ucap Rivai dalam acara Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV, Selasa (22/7/2025).
Oleh sebab itu, sambungnya, saat itu pihaknya meminta untuk dijadwalkan ulang pemeriksaannya.
“Dengan dua kemungkinan. Pertama, dijadwalkan ulang kembali karena kami akan konsultasi dulu kepada dokter yang mengobservasi apakah (Jokowi) sudah bisa keluar kota atau kedua mungkin tidak berdasarkan pasal 113 KUHAP diperiksa di kediaman,” tutur Rivai.
Ia menegaskan bahwa pihaknya juga memiliki kepentingan untuk memberikan keterangan, tetapi saat ini secara fisik kliennya belum bisa ke luar kota.
Menurut Rivai, pihaknya masih menunggu kabar dari Polda Metro Jaya terkait dua kemungkinan yang diajukannya itu.
Jika harus tetap ke Jakarta, ia mengaku siap, tetapi pihaknya harus mempersiapkannya terlebih dahulu.
Sedangkan jika pemeriksaan dilakukan di kediaman Jokowi, mungkin lebih baik. Meski begitu, pihaknya sepenuhnya menyerahkan hal ini kepada Polda Metro Jaya.
Kemudian, mengenai kehadiran Jokowi di Kongres PSI, Rivai mengatakan hal itu bisa terjadi karena lokasi acaranya di Solo, masih satu kota dengan kediaman kliennya.
“Kalau di Solo sih memang beliau bisa berkegiatan, bukan hanya ke PSI, kegiatan yang lain juga mesti nerima tamu segala macam gitu ya atau kegiatan hari-hari.”
“Cuma memang untuk luar kota sementara masih disarankan untuk tidak dilakukan dulu. Mudah-mudahan sih setelah ini sebentar sudah pulih dan beliau bisa langsung ke Jakarta ya. Kita tinggal lihat perkembangan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Roy Suryo memprotes Jokowi yang tak menghadiri langsung pemeriksaan soal kasus tudingan ijazah palsu.
Padahal, kasus tudingan ijazah palsu Jokowi kini sudah naik ke tahap penyidikan dan Roy Suryo serta pihak terlapor lainnya sudah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler