Dalam kesempatan itu, Pangdam menyampaikan keyakinannya bahwa kemitraan ini akan menjadi fondasi kuat dalam membangun kepercayaan dan pemahaman yang saling menguatkan antar institusi. Ia menegaskan, bahwa kolaborasi yang erat antara TNI dan Kejaksaan sangat dibutuhkan dalam menjawab berbagai tantangan di lapangan, terutama dalam menghadapi dinamika sosial, politik, dan hukum yang terus berkembang.
Pangdam IM juga menegaskan, bahwa Kodam IM selalu membuka diri untuk bekerja sama dengan seluruh elemen penegak hukum dan komponen masyarakat lainnya, dalam rangka mendukung penegakan supremasi hukum yang bermartabat dan berpihak pada kepentingan rakyat. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang tinggi, Pangdam yakin bahwa sinergi ini akan memberi kontribusi signifikan bagi terciptanya kondisi keamanan dan kepastian hukum di seluruh wilayah Aceh.
Sebagai penutup sambutannya, Mayjen TNI Niko Fahrizal menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Kejati Aceh atas komitmen dan kesungguhan dalam membangun kerja sama yang produktif. Ia berharap agar PKS ini tidak hanya menjadi dokumen formal semata, tetapi benar-benar dapat diimplementasikan secara nyata di lapangan dalam bentuk kegiatan bersama yang berkesinambungan.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Kodam IM dan Kejati Aceh untuk terus menjaga semangat kebersamaan, saling mendukung, dan mengedepankan kepentingan bangsa dalam setiap tugas pengabdian. Doa dan harapan turut dipanjatkan agar seluruh proses kerja sama ini mendapatkan petunjuk, perlindungan, dan kekuatan dari Allah SWT.
Penandatanganan PKS antara Kodam IM dan Kejati Aceh ini menjadi tonggak penting dalam sejarah kolaborasi antara TNI dan Kejaksaan di wilayah Aceh. Kerja sama yang dibangun dengan dasar saling percaya, integritas, dan komitmen terhadap penegakan hukum ini diyakini akan membawa dampak positif yang luas, tidak hanya bagi kedua institusi, tetapi juga bagi masyarakat dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.[]































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…