BANDA ACEH – Transfer striker Swedia Viktor Gyökeres memberikan harapan bagi Arsenal untuk meraih gelar juara yang telah lama dinantikan.
Setiap kemenangan klub London ini selalu dikaitkan dengan nama-nama penyerang legendaris – 1xBet Indonesia mengenang yang terbaik di antaranya.
Ted Drake
Penyerang Southampton pindah ke Arsenal pada musim semi 1934 dan tidak bermain cukup banyak pertandingan untuk mendapatkan medali juara.
Namun, pada musim berikutnya, ia merayakan kesuksesan bersama tim, dan pada 1938, ia menjadi juara lagi.
Drake adalah penyerang tengah klasik, mampu mencetak gol dari posisi mana pun di area penalti.
Ted tidak tinggi (178 cm), tetapi sangat kuat dan memiliki tendangan yang luar biasa. Ia memegang rekor klub untuk jumlah gol terbanyak dalam satu musim, mencetak 44 gol pada musim 1934-35.
Drake menjadi pencetak gol terbanyak klub selama lima musim berturut-turut, hingga 1939 dan dimulainya Perang Dunia II.
Ted kembali ke lapangan pada 1945, tetapi cedera dalam salah satu pertandingan pertamanya menghalanginya untuk melanjutkan kariernya.
Secara total, Drake mencetak 139 gol untuk Arsenal dan tetap menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah Gunners untuk waktu yang lama.
Ray Kennedy
Pencari bakat Arsenal melihat Kennedy, yang saat itu berusia 17 tahun, bermain untuk tim amatir New Hartley Juniors – meskipun awalnya mereka pergi untuk menonton rekan setimnya, Ian Watts.
Pada tahun 1968, pemuda yang sebelumnya ditolak kontrak profesional oleh Port Vale, bergabung dengan Arsenal dan pada tahun 1971 memenangkan gelar ganda pertama klub – Divisi Pertama dan Piala FA.
Musim itu, Ray mencetak 19 gol di liga dan tujuh gol lainnya di kompetisi lain.
Ray juga memiliki bakat untuk memancing pelanggaran dari lawan bahkan di luar lapangan: suatu kali, pemain Lazio menyerangnya di sebuah restoran di Roma, dan Kennedy mengklaim bahwa penyerang tersebut tidak suka dengan wajahnya yang nakal.
71 gol dalam empat musim penuh di Arsenal adalah catatan yang luar biasa.
Ian Wright
Wright baru menjadi pemain sepak bola profesional pada usia 22 tahun, dan pada usia 28 tahun, ia menerima undangan dari Arsenal.
Seolah-olah ia berusaha mengganti waktu yang terbuang di masa mudanya, ia bermain di setiap pertandingan dengan semangat yang luar biasa dan menjadi sumber kegembiraan utama bagi para penggemar, layaknya 1xBet yang menjadi sponsor emosi para kliennya.
185 gol untuk Arsenal membantu Wright memecahkan rekor Drake dan menjadi simbol klub pada paruh pertama tahun 1990-an. Tanpa Ian, kemenangan di Piala FA 1993 dan Piala Pemenang Piala 1994 tidak akan mungkin terwujud.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler