MEDAN – Ajang bergengsi pecinta audio mobil, Kontes Audio EMA (European Mobile Media Association) Medan 2025, sukses digelar pada 9–10 Agustus 2025 di Manhattan Urban Market.
Ratusan peserta dari berbagai daerah di Sumatera hingga Jawa hadir untuk unjuk kualitas sistem audio mobil dengan standar penilaian internasional.
Dari sejumlah kategori yang dipertandingkan, salah satu sorotan utama datang dari kelas Sound Quality (SQ) Basic 1500, yang akhirnya dimenangkan oleh Cartronik Audio Shop Aceh.
Kemenangan Cartronik Audioworkshop Aceh menjadi catatan penting karena persaingan di kelas tersebut berlangsung ketat dengan puluhan peserta yang tampil maksimal.
Febi Hendri selaku owner Cartronik Audio Shop Aceh dan ditemani Rahmat Saputra, usai menerima penghargaan, mengaku bangga dapat mengharumkan nama komunitas audio mobil dari Provinsi paling ujung di Pulau Sumatera.
“Kami sangat bersyukur, ini kemenangan yang luar biasa. Saya dedikasikan untuk teman-teman komunitas audio di Aceh yang selalu mendukung. Persaingan sangat ketat, tapi saya percaya kerja keras tim instalasi dan dukungan semua pihak membawa hasil terbaik,” ujarnya kepada HARIANACEH.co.id pada Selasa (19/8/2025) di tempat Workshop Cartronik Jl. Dr. Mohd Hasan No. 99, Blang Cut, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh setelah berbincang-bincang terkait pemasangan Audio dan peredam body mobil merek Venom yang dipasarkannya di Pronvisi Aceh.
Dalam kelas SQ Basic 1500, penilaian berfokus pada kejernihan suara, detail audio, staging, serta keseimbangan nada dari sistem audio yang dipasang di kendaraan.
Juri EMA Indonesia menegaskan bahwa Cartronik Audio Shop Aceh tampil konsisten dan mampu memberikan kualitas suara yang sesuai standar internasional.
“Di kelas SQ Basic 1500, Cartronik unggul dalam detail dan staging. Penampilannya cukup stabil, sehingga layak meraih juara pertama,” kata salah satu juri EMA Indonesia.
Selain kelas SQ Basic 1500, ajang EMA Medan 2025 juga mempertandingkan kategori Sound Pressure Level (SPL) dan Open Show, yang masing-masing diikuti puluhan peserta dari luar Sumatera dan Jawa. Ajang ini bukan hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan silaturahmi antar komunitas audio mobil di Indonesia.
Ketua Panitia EMA Medan 2025, , mengapresiasi partisipasi seluruh peserta dan menyebut ajang ini sukses memperkuat posisi Medan sebagai salah satu barometer audio mobil di Tanah Air.
“Kami senang sekali melihat antusiasme peserta yang luar biasa. Kemenangan Cartronik Audioworkshop Aceh di kelas SQ Basic 1500 juga membuktikan bahwa talenta dari Medan bisa bersaing di level nasional,” ungkapnya.
Ajang EMA Medan 2025 ditutup dengan pengumuman para juara dari setiap kategori serta rencana roadshow ke kota-kota lain di Indonesia menjelang kompetisi tingkat nasional.


































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler