OTO
OTOMOTIF

KPK Ingin Dalami Mercedes-Benz 280 SL yang Dibeli Ridwan Kamil dari Anak Mantan Presiden Habibie

Diduga aliran dana itu terkait korupsi pengadaan iklan di Bank BJB yang turut menyeret nama Ridwan Kamil.

“Aliran dana saja,” ucap Lisa usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Sayangnya, Lisa enggan merinci lebih lanjut soal dugaan aliran dana tersebut. Pun saat disinggung apakah aliran dana itu terkait Ridwan Kamil dan dugaan rasuah pengadaan iklan di Bank BJB.

“Ini mengenai kasusnya dengan Ridwan Kamil di Bank BJB,” ujar Lisa.

Meski tidak dirinci nominal dan dari mana asalnya, Lisa tidak membantah menerima aliran dana.

Menurut Lisa, dirinya sudah menjelaskan seluruh pengetahuannya di hadapan penyidik.

“Saya enggak bisa sebut nominalnya. Ya, kan, buat anak saya,” katanya.

KPK sebelumnya menyatakan bakal mengembangkan dugaan korupsi pengadaan iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB (BJBR) periode 2021-2023. KPK tidak ragu menindaklanjuti informasi apapun yang didapat.

Surat perintah penyidikan (sprindik) kasus ini dikeluarkan pada 27 Februari 2025.

Dalam kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB, KPK telah menetapkan lima tersangka.

Yakni mantan Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi; Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB, Widi Hartoto; Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri, Kin Asikin Dulmanan; Pengendali Agensi BSC Advertising dan PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE), Suhendrik; dan Pengendali PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB) dan PT Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB), Raden Sophan Jaya Kusuma.

Hingga saat ini, penahanan belum dilakukan terhadap lima tersangka. Namun, kelima tersangka sudah dicegah bepergian ke luar negeri selama enam bulan.

Baca Juga:

Rugikan Negara Rp222 Miliar, Mantan Dirut Bank BJB Pakai Agensi sebagai Sarana Kickback

KPK menduga perbuatan sejumlah pihak, termasuk lima tersangka tersebu telah membuat negara merugi hingga Rp222 miliar.

Dalam pengsusutan kasus Bank BJB ini KPK telah menyita sejumlah bukti. Di antaranya adalah deposito senilai Rp70 miliar hingga kendaraan mewah.

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya