BANDA ACEH – Kemarahan demonstran terhadap DPR kini semakin panjang usai para artis sekaligus anggota dewan memberi pernyataan yang menyinggung hati masyarakat.Sederet nama Eko Patrio, Uya Kuya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach masuk dalam daftar anggota dewan yang saat ini dimusuhi masyarakat.
Keempat tokoh tersebut telah meminta maaf melalui media sosialnya kepada masyarakat.
Sayangnya permintaan maaf tersebut tak dianggap dan mereka dituntut untuk mundur dari jabatan sebagai anggota dewan.
Saat ini Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach telah mendapat sanksi dari Ketua Umum Partai NasDem yakni pengnonaktifan keduanya dari fraksi di DPR.
Hal tersebut disampaikan partai NasDem dalam pengumumannya juga menyebutkan keberpihakan partai terhadap masyarakat.
Pencopotan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach merupakan bentuk sikap dari NasDem dalam menyuarakan suara rakyatnya.
Tak hanya Sahroni dan Nafa, bahkan Uya Kuya dan Eko Patrio juga mengambil langkah yang sama yakni meminta maaf pada masyarakat.
Uya Kuya dan Eko Patrio secara serentak mengucapkan ucapan maaf sekaligus bela sungkawa terhadap korban demo yang makin banyak berjatuhan.
Sayangnya hal yang diinginkan masyarakat yakni kemundurannya sebagai wakil rakyat tidak diindahkan.
Keduanya mengaku bersalah bahkan ingin membuktikan kinerja yang lebih baik lagi untuk ke depannya.
Kata mundur sebagai wakil rakyat tak terlontar dari semua anggota DPR tersebut.
Hingga detik ini mereka belum ada satu pun yang menyatakan sikap mundur.***































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…