EKONOMISYARIAH

RUPSLB Tetapkan Fadhil Ilyas Sebagai Dirut Bank Aceh Syariah

Pada 2024, selama melaksanakan kewajibannya sebagai Direktur Bisnis, Fadhil Ilyas juga sempat dipercaya untuk menjalankan tugas sebagai Plt Direktur Utama Bank Aceh yang sata itu ditinggalkan oleh Muhammad Syah.

Kesibukan di dunia kerja tetap tak menyurutkan langkah Fadhil menimba Ilmu, saat ini pria murah senyum itu sedang menempuh program doktoral fiqh modern Hukum Ekonomi Syariah, di Universitas Islam Negeri Ar-Ranniry.

Etos, dedikasi dan pengalaman kerja Fadhil yang telah malang melintang di Bank Aceh, baik secara operasional maupun manajerial perbankan, tentu penetapannya menduduki kursi nomor 1 di Bank Aceh tentu tak perlu diragukan lagi.

Sebagai Direktur Bisnis, Fadhil telah menunjukkan capaian yang sangat positif, dengan kesuksesan Bank Aceh menyalurkan pembiaayan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp2,5 Triliun kepada 21.607 Nasabah hingga 2025.

Saat menjabat sebagai Plt Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil bersama jajaran turut mendukung kesuksesan PON XXI/2024 Aceh-Sumut yang menjadi perhelatan besar Pemerintah Aceh saat itu.

Di bawah kepemimpinan dan kinerjanya sebagai Plt Dirut BAS, Fadhil juga sukses menghantarkan Bank Aceh untuk mendapatkan penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI pada 2024 sebagai Lembaga Yang Berkomitmen Kampanyekan Antikorupsi. Yang lebih membanggakan, Bank Aceh merupakan satu-satunya lembaga keuangan yang menerima penghargaan tersebut dari lembaga anti rasuah itu.

Pada 2025 Fadhil Iylas juga menerima penghargaan Financial Literacy Award dari Otoritas Jasa Keuangan atas keberhasilan Bank Aceh sebagai PUJK dengan Program Literasi Keuangan Teraktif, serta penghargaan dari Serambi Ekraf 2025 serta Kementerian Ekonomi Kreatif RI.

Masih di tahun yang sama, Media Serambi Indonesia juga mengganjar penghargaan. Media terbesar di Aceh itu menganugerahkan Bank Aceh sebagai Bank Daerah yang Berkomitmen dalam Perkuat Ekonomi Kreatif di Bumi Serambi Mekah. []

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya