BANDA ACEH – Isu yang beredar terkait Persatuan Mahasiswa Universitas Al Washliyah Darussalam (PEMA UNADA) keluar dari Aliansi BEM Nusantara Aceh ditegaskan tidak benar. Demisioner Presiden Mahasiswa UNADA memastikan kabar tersebut hanyalah hoaks.
“Informasi yang menyebutkan UNADA keluar dari BEM Nusantara Aceh tidak jelas kebenarannya alias hoaks,” tegas Demisioner Presma UNADA dalam keterangan pers, Senin (15/9).
Sekretaris Daerah BEM Nusantara Aceh, Ismoka Subki, turut memberikan klarifikasi. Ia mengakui saat ini memang ada sejumlah persoalan di internal organisasi mahasiswa (Ormawa) UNADA, namun hal tersebut sudah dibahas dan diselesaikan secara internal.
“UNADA punya rekam sejarah panjang di BEM Nusantara. Sejak tahun 2018, ketika masih berstatus sekolah tinggi, UNADA sudah menjadi bagian dari aliansi ini,” ujar Ismoka.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa UNADA bahkan pernah menorehkan catatan sejarah penting dalam kepemimpinan BEM Nusantara Aceh. Pada periode 2020 hingga 2022, Chaidir Furrazinur alias Ocan dari UNADA dipercaya menjabat sebagai Koordinator Daerah.
Dengan demikian, ia kembali menegaskan bahwa isu yang menyebut UNADA keluar dari BEM Nusantara Aceh adalah tidak benar.
“UNADA sampai saat ini tetap berada dalam barisan BEM Nusantara Aceh,” tutup Ismoka.





























































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…