Masjid adalah cahaya bagi penduduk langit sebagaimana bintang merupakan cahaya bagi penduduk bumi. Mari kita ambil waktu minimal 2,5 jam per hari untuk berada di masjid guna berziir, membaca dan mentadabbur alquran. Lebih banyak menghabiskan waktu di masjid seperti halnya para sahabat yang selalu di masjid bersama Rasulullah.
Masjid adalah kapal Nabi nuh, di masa Nabi Nuh mereka yang berada di dalamnya hanya 83 orang itulah yang selamat dari banjir. Saat ini masjid akan menyelematkan manusia dari banjir maksiat.
Keempat, khidmat atau melayani, yaitu sikap berbakti dalam menjaga masjid dan menolong sesama. Khidmat bisa berupa membersihkan masjid, menyiapkan keperluan jamaah, hingga membantu kebutuhan masyarakat.
Rasulullah Saw bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad). Dengan khidmat, tumbuhlah ukhuwah dan kasih sayang yang mempererat persaudaraan muslimin. Bilal bin Rabah mendapatkan hidayah karena berkhidmat kepada Rasulullah.
Keempat amalan ini saling melengkapi. Dakwah membangkitkan semangat iman, taklim menguatkan ilmu, dzikir menenangkan hati, dan khidmat menumbuhkan kasih sayang. Jamaah tabligh tersebut mengingatkan, bila amalan-amalan ini dihidupkan di masjid, maka insyaAllah hidayah Allah akan turun, membawa keberkahan bagi jamaah dan lingkungan sekitar.
Menutup tausyiah, salah seorang anggota jamaah tabligh berpesan, “Mari kita semua jadikan masjid sebagai pusat iman, ilmu, dan amal. Semoga Allah memilih kita untuk berkhidmat di rumah-Nya, sehingga hidup kita dipenuhi rahmat dan keberkahan.” (*)































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…