JANTHO – Gampong Paya Tieng kembali menyelenggarakan Festival Anak Shaleh Gampong Paya Tieng (FASGAP) ke-2, sebuah ajang keagamaan dan pendidikan yang berlangsung mulai 28 September hingga 5 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 71 peserta dari berbagai tingkatan, mulai SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK. Mereka merupakan putra-putri dari empat dusun di Paya Tieng, yaitu Dusun Beurami, Peukan Bada, Meurandeh, dan Beuringin.
Ketua panitia, Hazrullah, dalam laporannya menyampaikan bahwa FASGAP dapat terlaksana berkat dukungan semua pihak, terutama Geusyik dan perangkat gampong yang mengalokasikan anggaran dari dana gampong. Selain itu, masyarakat turut berpartisipasi melalui gotong royong menyiapkan tempat, menyumbangkan konsumsi, serta dukungan penuh dari pemuda gampong bersama panitia pelaksana.
“Jenis perlombaan tahun ini meliputi Tilawah, Tahfidz Juz 30 dan Juz 1, Pidato, Praktek Shalat Lima Waktu dan Shalat Jenazah, Kaligrafi, serta Cerdas Cermat,” ungkap Hazrullah, Minggu (28/9/2025).
Sementara itu, Geusyik Gampong Paya Tieng, Zainal Abidin IBR, dalam sambutannya menegaskan bahwa festival ini menjadi sarana positif bagi anak-anak dan remaja untuk lebih memahami, mengamalkan, serta mencintai ajaran Islam. Ia juga menyoroti pentingnya kegiatan semacam ini di tengah derasnya pengaruh negatif, khususnya dari penggunaan gawai yang tidak tepat sasaran.
“Kita berharap tahun depan, FASGAP dapat dikembangkan ke tingkat Kecamatan Peukan Bada agar manfaatnya semakin luas,” tambahnya.
Acara pembukaan resmi dilakukan oleh Mahdi, Imum Mukim Lambaroh Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar. Dalam arahannya, ia memberikan apresiasi kepada Gampong Paya Tieng yang berhasil menyelenggarakan FASGAP untuk kedua kalinya.
“Semoga kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan, bahkan dapat dilaksanakan di tingkat kecamatan pada tahun mendatang,” ujar Mahdi.
Pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Tgk. Syarief Al-Maghribi, selaku Tgk. Imum Gampong Paya Tieng.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bhabinkamtibmas Gampong Paya Tieng, pengurus Masjid Baitul Maghfirah, perangkat gampong, Lembaga Tuha Peut, Tengku Imum, pendamping desa, tokoh masyarakat, serta pemuda setempat.

































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler