Rumus Dalam Perhitungan Margin Call
Beberapa angka yang terkait dalam perhitungan margin call meliputi: akun margin (MA), modal (M), jumlah pinjaman (L), persentase margin pemeliharaan (%MM), persentase drawdown margin call (%D), harga aset (P), dan harga margin call (PM). Hubungan angka-angka ini dapat dirumuskan sebagai berikut:
Akun margin merupakan total nilai modal investor ditambah dengan jumlah pinjaman yang digunakan. Persentase drawdown margin call adalah batas penurunan nilai aset yang akan mengarah kepada margin call. Harga margin call adalah harga aset yang akan memicu terjadinya margin call.
Contoh Kasus Margin Call
Bayangkan seorang investor memiliki akun margin dengan broker dan membeli aset senilai US$1. 000 ketika harga aset tersebut adalah US$10, mendanai US$700 dari modal sendiri dan US$300 dari pinjaman broker. Misalkan broker memiliki margin pemeliharaan sebesar 25%.
Oleh karena itu, batas penurunan nilai aset yang diperbolehkan (%D) sebelum terjadi margin call adalah investor tersebut akan mengalami margin call ketika nilai aset yang dibeli menurun sebesar -60%. Untuk menentukan harga aset saat mengalami margin call (PM).
Jadi, sebuah aset yang dulu dibeli seharga US$10 memiliki harga panggilan margin di US$4. Ini berarti bahwa investor akan mengalami panggilan margin saat harga aset mencapai US$4.
Faktor Penyebab Margin Call
Penurunan Harga Aset
Salah satu penyebab utama terjadinya margin call adalah ketika nilai aset yang dibeli menggunakan margin mengalami penurunan drastis. Saat harga aset turun secara signifikan, nilai ekuitas di akun margin bisa berkurang, yang menimbulkan margin call.
Ketidakstabilan Pasar
Pasar keuangan yang tidak stabil dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya margin call. Ketidakstabilan yang tinggi dapat menghasilkan fluktuasi harga yang besar dalam waktu singkat, sehingga nilai aset dalam portofolio menurun dan memicu margin call.
Leverage Tinggi
Penggunaan leverage yang berlebihan juga bisa menimbulkan margin call. Meskipun leverage dapat mendongkrak keuntungan, risiko kerugian juga meningkat. Ketika transaksi yang melibatkan leverage menderita kerugian, ekuitas dalam akun bisa cepat menurun, yang menyebabkan margin call.
Ketentuan Maintenance Margin dari Broker
Setiap broker memiliki ketentuan maintenance margin yang bervariasi. Ketentuan yang lebih ketat mengarah pada peningkatan kemungkinan margin call. Jika broker meningkatkan ketentuan margin atau mengubah kebijakan margin lainnya, investor perlu memastikan bahwa mereka memiliki dana yang cukup untuk memenuhi ketentuan tersebut.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler