BANDA ACEH – Tim Pengabdian Masyarakat dari Program Studi Teknik Geofisika Universitas Syiah Kuala (USK) melakukan langkah nyata dalam mendukung pengembangan potensi wisata di Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar.
Melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Gampong Binaan (PKM-BGB), yang diketuai oleh Ir. Freddy Sapta Wirandha, S.T., M.Eng, USK memperkenalkan konsep smart ecotourism berbasis teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Augmented Reality (AR).
Kegiatan sosialisasi PKM-BGB dilaksanakan di Balai Gampong Lamreh ini dihadiri oleh aparatur gampong, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat. Program ini melibatkan dua dosen dan sepuluh mahasiswa Teknik Geofisika USK.
Dalam paparannya, Freddy menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep pengelolaan pariwisata berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi digital modern.
“Program PKM-BGB ini menjadi wadah bagi dosen dan mahasiswa untuk turun langsung ke masyarakat sebagai bentuk pengabdian dalam mengaplikasikan ilmu dan teknologi yang dipelajari di kampus, terutama dalam penerapan konsep smart ecotourism di Gampong Lamreh berbasis SIG dan aplikasi Android AR,” jelas Freddy.
Gampong Lamreh, dengan jumlah penduduk sekitar 1.900 jiwa, memiliki bentang alam yang lengkap mulai dari perbukitan, pesisir, hingga laut. Wilayah ini dikenal memiliki potensi wisata alam, sejarah, geologi, serta edukasi kebencanaan. Objek wisata unggulannya antara lain Bukit Lamreh yang menawarkan panorama Samudra Hindia, Pantai Pasir Putih dengan air jernih untuk snorkeling dan mancing, serta situs bersejarah Kerajaan Lamuri kerajaan Islam tertua di Asia Tenggara yang telah eksis sebelum abad ke-13 Masehi.
Selain itu, Lamreh juga memiliki formasi karst unik dan berada di zona rawan bencana, menjadikannya lokasi strategis untuk wisata edukasi kebencanaan. Melalui program PKM-BGB, tim USK akan menjalankan beberapa kegiatan utama, antara lain pembentukan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS), pemetaan potensi wisata menggunakan teknologi SIG dan GPS, serta pengembangan aplikasi Android berbasis AR bernama “Explore Lamreh.”
Aplikasi ini akan memiliki empat fitur utama, yaitu fitur wisata dengan navigasi dan informasi destinasi wisata, fitur sejarah yang berisikan narasi interaktif situs bersejarah, fitur ekowisata yang isinya edukasi pelestarian lingkungan, serta fitur kebencanaan yang terdapat panduan mitigasi bencana bagi wisatawan dan warga.
Ketua KKN mahasiswa dalam pelaksana PKM-BGB 2025, Ghaza Al Ghazali menyampaikan bahwa program ini juga memberikan pelatihan kepada masyarakat agar mampu menambahkan titik-titik wisata secara mandiri menggunakan aplikasi Geotracker.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan ekowisata serta memberi edukasi tentang sejarah, geowisata, dan kesiapsiagaan bencana,” ujar Ghaza.
Ke depan, program ini akan berlanjut dengan pengumpulan data lapangan, pelatihan ekowisata, simulasi mitigasi bencana, serta pembangunan dan peluncuran aplikasi Explore Lamreh. Kegiatan ini juga akan melibatkan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) untuk memfasilitasi promosi digital wisata Lamreh.
Plt Keuchik Gampong Lamreh, Khadafi menyambut positif kegiatan ini. Dengan adanya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, diharapkan Gampong Lamreh mampu mewujudkan pengelolaan pariwisata berkelanjutan berbasis teknologi, sekaligus meningkatkan perekonomian warga setempat.
Karena itulah, dirinya sangat mengapresiasi kehadiran tim dari USK yang membawa konsep pengembangan wisata berbasis teknologi.
“Semoga Gampong Lamreh dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang dikenal luas namun tetap menjaga kelestarian lingkungan dan budaya kami,” ujarnya. []





























































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler