BANDA ACEH – Sebanyak 240 pendamping Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dari enam kabupaten/kota di Aceh mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Angkatan I yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Aceh di Hotel Grand Nanggroe, Cot Mesjid, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh.
Kegiatan yang berlangsung mulai Senin, 3 November hingga Jumat, 7 November 2025 ini merupakan bagian dari program Peningkatan Kompetensi Pendamping KDMP Tahun 2025, yang dibiayai melalui Dana Dekonsentrasi Kementerian Koperasi dan UKM RI.
Peserta pelatihan terdiri atas Business Assistant (BA) dan Project Management Officer (PMO) yang berasal dari Kota Banda Aceh, Kabupaten Pidie, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Tamiang, dan Aceh Besar.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh, Zulkifli M. Ali, S.Pd., M.Pd, hadir sebagai pemateri dan membawakan materi bertema “Kepemimpinan dan Membangun Mindset Kewirausahaan.”
Zulkifli menegaskan bahwa kepemimpinan visioner dan pola pikir kewirausahaan merupakan kunci dalam menggerakkan koperasi agar menjadi lembaga usaha yang produktif dan mandiri.
“Pemimpin koperasi bukan hanya pengelola administrasi, tetapi harus menjadi inspirator dan motivator bagi anggotanya. Kemandirian ekonomi masyarakat dimulai dari perubahan pola pikir yang berani dan inovatif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pendamping KDMP memiliki peran strategis dalam membina koperasi desa agar mampu berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap kompetensi para pendamping semakin meningkat dan dapat mendorong koperasi menjadi lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing,” tambah Zulkifli.
Selama pelatihan berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi materi yang mencakup pengelolaan koperasi, manajemen usaha, hingga pendampingan berbasis data dan inovasi ekonomi desa.
Pelaksanaan Angkatan I ini menjadi pembuka dari rangkaian tiga angkatan pelatihan yang akan digelar secara berurutan hingga 9 November 2025 di Banda Aceh, dengan total 691 orang peserta dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.
Salah seorang peserta dari Kabupaten Bireuen, Sudarmawan Putra, S.E, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Selama empat hari ke depan akan banyak ilmu baru yang kami dapatkan. Mudah-mudahan bermanfaat untuk kemajuan KDMP di daerah kami,” ujarnya.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia koperasi desa agar mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan. []
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler