MEULABOH – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan memberikan perlindungan yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Terutama bagi masyarakat yang tiba-tiba mengalami masalah kesehatan serius dan membutuhkan akses cepat ke layanan medis tanpa harus terbebani biaya.
Pengalaman tersebut dialami langsung oleh MHD Ridha, mahasiswa semester enam dari Gampong Ujung Kalak di Kabupaten Aceh Barat yang mengalami masalah pada lambungnya. Ridha terdaftar sebagai peserta JKN melalui segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah daerah. Berkat Program JKN, Ridha mendapatkan akses pengobatan tanpa harus khawatir soal biaya.
“Saya terdaftar sebagai peserta JKN melalui segmen PBPU Pemda yang iurannya dibayarkan oleh pemerintah daerah Aceh, sehingga seluruh iuran saya ditanggung penuh oleh Pemda. Awalnya saya tidak terlalu memikirkan soal JKN karena merasa jarang sakit.
Namun, ketika kondisi kesehatan saya menurun, saya akhirnya memeriksakan diri ke dokter. Ternyata saya mengalami radang lambung dan membutuhkan perawatan medis. Untungnya, semua biaya pengobatan ditanggung oleh Program JKN. Kalau harus bayar sendiri, jujur saya belum tentu bisa menanggung semuanya,” ujar Ridha, Kamis (06/11).
Ridha menjelaskan bahwa awalnya mengira keluhan pada perutnya hanyalah masalah ringan. Namun, seiring berjalannya waktu gejalanya semakin memburuk dan membuatnya harus menjalani pemeriksaan medis.
Ridha memberikan pujian atas layanan medis yang diterimanya, baik pada saat pemeriksaan awal maupun selama masa perawatan di rumah sakit. Ia merasa tenaga medis yang menangani sangat komunikatif dan selalu siap membantu menjelaskan kondisi kesehatannya secara lengkap.
Selain itu, proses administrasi berlangsung dengan cepat dan tanpa ribet. Seluruh rangkaian pelayanan berjalan lancar, sehingga pengalaman dan selama dirawat membuatnya semakin menyadari betapa pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat.
“Dokternya ramah dan komunikatif ketika menjelaskan kondisi saya sehingga saya bisa mengerti. Bahkan saya juga diberi edukasi tentang pentingnya menjaga pola makan dan memastikan agar tidak sering terlambat makan, karena ternyata bisa memberikan efek buruk bagi lambung.
Dokter juga menyarankan saya agar lebih perhatian terhadap pola tidur dan makanan yang sehat. Katanya tubuh saya masih dalam tahap pemulihan. Saya senang dalam proses administrasinya juga gampang sekali. Cuma menunjukkan KTP sama kartu JKN digital dari Aplikasi Mobile JKN, semua prosesnya lancar. Dari awal sampai ambil obat, tidak ada hambatan sama sekali,” tambah Ridha.
Ridha mengaku merasa sangat terbantu dengan kehadiran Aplikasi Mobile JKN yang memudahkan akses informasi serta pengelolaan antrian layanan kesehatan. Ia menilai aplikasi tersebut sudah cukup efektif dalam membantu penggunanya. Ia yakin Aplikasi Mobile JKN bisa menjadi solusi yang lebih lengkap dan efisien bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan.
“Saya sudah merasa Aplikasi Mobile JKN ini sangat membantu, terutama untuk urusan antrian dan informasi layanan kesehatan saya sangat apresiasi bagaimana aplikasi ini mempermudah saya dalam mengatur dan mengakses layanan kesehatan. Aplikasi Mobile JKN telah menjadi solusi praktis yang membantu saya mendapatkan pelayanan medis dengan lebih cepat dan mudah,” tutup Ridha.[]
Editor : Biro Meulaboh.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler