PEMATANG SIANTAR – Semangat konservasi dan inovasi generasi muda Indonesia di bidang kehutanan terus menyala.
Program bergengsi Forest Youthverse 2025 yang digagas oleh Pusat Pengembangan Generasi Pelestari Hutan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kementerian Kehutanan, kembali menjaring talenta terbaik.
Dari seleksi ketat tingkat nasional, Nurhabli Ridwan, pemuda berbakat asal Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Ia resmi terpilih sebagai salah satu dari 100 Peserta Terbaik Nasional dan menjadi delegasi perwakilan dari Perhimpunan Penjelajah Alam Bencana dan Konservasi Generasi Rimba Alam Semesta (GRAS).
Gagasan Inovatif: “Hutan Lestari, Masyarakat Mandiri”
Dalam Forest Youthverse 2025, Nurhabli mengusung gagasan inovatif berjudul “Hutan Lestari, Masyarakat Mandiri”: Model Pemberdayaan Berbasis Agroforestry dan Inovasi Hijau di KHDTK.
Inovasi ini berfokus pada pengembangan model Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) yang mengedepankan konsep agroforestri produktif. Nurhabli berharap model ini dapat terwujud melalui kolaborasi strategis dengan pendekatan pentahelix (pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media) untuk menciptakan kemandirian masyarakat hutan.
4 Rangkaian Ide Inovasi Kunci Nurhabli:
-
Agroforestry Produktif Terpadu: Pengembangan demplot yang mengombinasikan tanaman hutan dengan tanaman obat.
-
Pengembangan Produk HHBK: Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu.
-
Ekowisata Edukatif Masyarakat (Eco-Edu Tourism).
-
Bank Pohon & Karbon Komunitas.
Forest Youthverse Summit dan Dukungan Penuh Kementerian
Nurhabli, yang juga merupakan Founder dan Ketua Umum GRAS, mengungkapkan rasa syukurnya dapat membawa nama baik GRAS dan Kabupaten Deli Serdang ke tingkat nasional.
Sebagai rangkaian lanjutan, para peserta 100 besar mengikuti Forest Youthverse Summit yang diselenggarakan di Kantor BP2SDM Wilayah I Pematang Siantar dan KHDTK Pondok Buluh pada 26-29 November 2025. Nurhabli bergabung dalam wilayah pembelajaran lapangan KHDTK Pondok Buluh, Sumatera Utara.
Pada 27 November 2025, ia mendapat kehormatan memaparkan secara langsung inovasinya di hadapan Sekretaris BP2SDM Kementerian Kehutanan RI, Dr. U. Mamat Rahmat, S.Hut., M.P.
Dalam kesempatan itu, Dr. U. Mamat Rahmat menyampaikan apresiasi tinggi. Beliau menekankan bahwa anak muda harus menggunakan energi, kreativitas, dan pengaruh besarnya untuk mendorong perubahan di sektor kehutanan, memastikan inovasi yang ada tidak hanya sebatas ide, tetapi dapat diterapkan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat hutan.
Aksi Nyata: Pada 28 November 2025, Nurhabli Ridwan membuktikan komitmennya dengan melakukan penanaman pohon aren di kawasan KHDTK Pondok Buluh sebagai bagian dari aksi nyata program Forest Youthverse 2025.
Menuju Innovation Stage
Forest Youthverse Summit akan menjadi penentuan. Sebanyak 6 peserta terbaik dari seluruh Indonesia akan dipilih untuk melaju ke tahap Innovation Stage Forest Youthverse 2025. Sesi final ini berupa presentasi langsung di hadapan Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, MA., Ph.D.
Kesempatan ini merupakan momentum emas bagi para inovator muda untuk memperkenalkan solusi terbaik mereka kepada pengambil kebijakan tertinggi sektor kehutanan Indonesia. Dukungan penuh diharapkan dapat diberikan kepada Nurhabli Ridwan agar gagasan programnya dapat disokong berbagai pihak dan menjadi model percontohan nasional.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler