“Masih dalam pendalaman (orang terdekat),” katanya.
Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan, menerangkan rumah mewah tersebut ditinggali oleh delapan orang.
“Ada delapan orang, keluarga korban dan pihak lain. Termasuk orang tuanya,” kata Sigit.
Rumah mewah tersebut memang dipasangi CCTV, namun kata Sigit semuanya rusak.
“CCTV itu rusak,” katanya.
Bukan hanya itu saja, rumah Maman juga tidak dijaga security.
Hanya ada petugas keamanan perumahan saja.
“Tidak ada security pribadi,” katanya.
Satpam perumahan, Sukir, mengatakan saat hari kejadian sebenarnya ada dua orang asisten rumah tangga (ART).
Namun keduanya pulang.
“Katanya itu pembantunya ada yang pulang jam 11 yang satu. Ada yang satunya jam 2,” kata Sukir.
Desak Eks Karyawan Diperiksa
Staf Ahli Kapolri, Hermawan Sulistyo mengatakan bahwa polisi harus segera memeriksa semua pihak terkait.
“Kejahatan tidak boleh ada orang yang dikecualikan dari sangkaan.”
“Jadi kalau dugaan pembunuhaan dari keluarga, dari 4 orang yang dipecat oleh bapaknya almarhum, semua tidak boleh ada yang dikecualikan dari dugaan sebagai pelaku,” katanya































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…