“Kita mintai keterangan dengan guru dan siswa. Saya kembali ke sekolah bersama Kapolres,” beber Harmonis.
Tim investigasi berupaya memastikan bahwa proses belajar mengajar tidak terganggu lebih lama.
Harmonis berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar fungsi sekolah sebagai tempat belajar tetap terjaga.
“Kita berharap masalah seperti ini tidak terulang lagi, guru akan menjalankan fungsinya, dan Siswa akan belajar dengan baik untuk masa depannya,” tambah Harmonis.
Kasus ini juga menjadi perhatian GUbernur Jambi, AL Haris.
Menurut Al Haris, jika guru SMK Agus Sunaryo terbukti bersalah maka akan mendapatkan sanksi.
“Kalau gurunya salah kita berikan sanksi. Kalau memang perkataan dia tidak patut sebagai seorang guru maka akan ditindak,” kata Al Haris, Kamis (15/1/2026).






























































































