ACEH BESAR – Ibu-ibu Pengajian Baitul Ashri Ulee Kareng menyalurkan bantuan makanan dan sembako ke Dayah Wakaf Barbate, Kamis (16/1/2026). Bantuan tersebut diserahkan langsung ke lingkungan dayah dan diterima oleh para pengasuh serta pengurus Dayah Wakaf Barbate.
Ketua rombongan, Hj. Yurnalis, memimpin langsung penyerahan bantuan yang terdiri dari 80 nasi kotak, 4 karung beras, dan 6 papan telur. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian jamaah pengajian terhadap kebutuhan konsumsi harian para santri.
Penyaluran bantuan tersebut diterima oleh Ustaz Mujahidin, Ustaz Zikrun, Ustaz Syahrun, Ustaz Damanhur, serta Zul Fiki selaku perwakilan pengelola dayah. Para pengurus dayah menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan.

“Alhamdulillah, ibu-ibu Pengajian Baitul Ashri Ulee Kareng telah mengantarkan makanan dan sembako ke Dayah Wakaf Barbate. Semoga Allah membalas dengan keberkahan dan memudahkan segala urusan para donatur,” ujar Zulfikar yang menjabat Sekretaris Umum YWBIC.
Dayah Wakaf Barbate merupakan lembaga pendidikan tahfiz Al-Qur’an yang berada di bawah naungan Yayasan Wakaf Barbate Islamic City (YWBIC). Lembaga ini secara khusus diperuntukkan bagi santri dari kalangan fakir, miskin, yatim, piatu, dan mualaf, dengan sistem pendidikan gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
Saat ini, Dayah Wakaf Barbate membina 70 santri yang mondok dan berasal dari 20 kabupaten/kota se-Aceh. Berdasarkan data pengelola, jumlah tersebut terdiri dari 18 santri yatim/piatu, 51 santri fakir dan miskin, serta satu santri mualaf.
Pengelolaan Yayasan Wakaf Barbate Islamic City saat ini dipimpin oleh Prof. Dr. Sofyan A. Gani, MA selaku Ketua Umum, dengan Dr. H. Mizaj Iskandar, Lc., LLM sebagai Ketua Dewan Pengawas, serta Ust. Muhammad Rais sebagai Rais ‘Am.
Pihak dayah menyatakan bahwa dukungan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan pendidikan, pemenuhan kebutuhan pangan, serta pembinaan para santri penghafal Al-Qur’an. Bantuan yang diberikan, baik dalam bentuk makanan maupun sembako, dinilai sangat membantu aktivitas belajar dan kehidupan sehari-hari para santri di dayah tersebut. (*)






























































































