Terkait botjoran versi Islah Bahrawi jang makin membikin ra’jat NKR semapoet oleh drama korupsi tingkat tinggi jang tak berodjoeng, Korupsinikus menegaskan:
“Sebaiknja moentjoel katerangan resmi dari fihak Presiden Joko Widodo maoepoen tim hoekoem Yaqut Cholil Qoumas. Ra’jat berhak tahoe, bukan hanja disoegoehi drama jang bikin kepala pening.”
Di tempat berbeda, Rubi—rekan dalit Korupsinikus—angkat soewara dengan nada lebih pedas:
“Drama korupsi tingkat tinggi di NKR rata-rata libatken orang besar dan pangkat tinggi. KPK haroes brani tanpa pilih-pilih. Panggil sadja! Jangan hanja toempoel ke atas, tadjem ke bawah.
Apalagi ada printah ngoempet-ngumpet segala. Ini negara hoekoem, boekan tempat maen petak oempet toean en njonja?!”





























































































