BANDA ACEH -Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Korban diketahui bernama Florencia Lolita Wibisono, seorang pramugari yang telah menekuni dunia penerbangan selama lebih dari satu dekade.
Berdasarkan data LinkedIn yang dikutip pada Rabu, 21 Januari 2026, Florencia diketahui baru tiga bulan bertugas sebagai pramugari ATR dan menjabat sebagai Company Checker Flight Attendant untuk armada ATR-72.
Sebelumnya ia bekerja selama 13 tahun di PT Wings Abadi Airlines menjabat sebagai Manager Training Flight Attendant hingga Oktober 2025.
Dengan pengalaman lebih dari 14 tahun sebagai pramugari, ia memegang teguh filosofi bahwa perjalanan sama pentingnya dengan tujuan.
Kariernya diawali di penerbangan regional, tempat ia dengan cepat mempelajari arti penting ketelitian, kenyamanan penumpang, dan keselamatan penerbangan.
Fondasi tersebut menjadi pijakan krusial ketika ia beralih ke posisi pramugari senior, hingga kemudian dipercaya menjalankan peran sebagai company checker.
Florencia juga terlatih secara komprehensif dalam berbagai kelas layanan, dengan komitmen memastikan setiap penumpang memperoleh pengalaman penerbangan yang berkesan.
“Saya percaya dalam mengenali kebutuhan unik setiap pelancong untuk menciptakan pengalaman yang dipersonalisasi. Kesuksesan bagi saya tercermin dalam umpan balik dan loyalitas penumpang, yang secara konsisten saya bantu tingkatkan sepanjang karier saya,” tulisnya.
Sebagai profesional, ia terus berkomitmen pada pengembangan diri dengan rutin mengikuti lokakarya dan pelatihan di bidang layanan pelanggan dan keselamatan, guna menjaga standar kompetensi dan kualitas layanan tetap optimal seiring dinamika industri penerbangan.
Selain aktif di dunia profesional, Florencia juga menempuh pendidikan akademik. Ia tercatat sebagai mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi (PJJ) Universitas Pelita Harapan (UPH) sejak 19 Agustus 2024. Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Florencia masih berstatus mahasiswa aktif.
Perempuan yang berdomisili di Jakarta itu juga dikenal aktif di media sosial, khususnya TikTok melalui akun @florencia.lolita





























































































