NASIONAL
NASIONAL

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Pakai AC ‘Karena Lama Miskin, Pak’

BANDA ACEH –  Sebuah pernyataan mengejutkan dari Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mendadak menyita perhatian publik.Dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI, Bahlil secara terbuka mengungkap bahwa dirinya tidak bisa tidur jika menggunakan pendingin ruangan (AC).

Ucapannya yang disampaikan dengan nada jujur itu langsung viral di media sosial.

Dalam forum resmi tersebut, Bahlil menceritakan latar belakang hidupnya yang besar di desa tanpa listrik.

Kondisi keras yang dialaminya sejak kecil itu, menurutnya, masih membentuk kebiasaan hingga kini.

“Saya kalau tidur di AC itu enggak bisa, Pak. Karena lama miskin jujur saja,” kata Bahlil di hadapan anggota DPR dikutip pojoksatu.id newsnusantaratv 22/1/2026.

Ia melanjutkan bahwa tidur di tempat sederhana justru membuatnya lebih nyaman dibanding ruangan berpendingin.

“Saya biasa tidur di para-para itu lebih nyenyak. Saking lama miskinnya,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sontak mengundang reaksi beragam dari publik.

Banyak yang menganggap ucapan Bahlil sebagai bentuk kejujuran sekaligus potret perjalanan berat yang pernah ia jalani.

Sebagian lain menilai pengakuan itu sebagai gambaran pentingnya memahami kondisi masyarakat kecil.

Lebih jauh, Bahlil menegaskan bahwa pengalamannya hidup tanpa akses listrik menjadi alasan kuat dirinya memperjuangkan pemerataan energi.

“Anak-anak di desa yang enggak ada listrik sekarang ini, kita enggak pernah tahu suatu saat mereka jadi apa. Mungkin mereka jadi presiden, jadi jenderal,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa dirinya sendiri tak pernah bermimpi menjadi menteri, namun kesempatan dan perjuangan akhirnya membawanya ke posisi saat ini.

“Saya lahir di kampung, enggak punya mimpi jadi menteri. Tapi Allah dan perjuangan mengantarkan saya seperti ini,” ucapnya.

Viralnya video tersebut membuat pembahasan mengenai akses listrik dan kesenjangan energi kembali menjadi sorotan publik.

Bahlil menegaskan bahwa kebijakan energi harus berpihak pada rakyat kecil, terutama mereka yang berasal dari wilayah terpencil.***

image_print
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website