HIBURAN
HIBURAN

Mediasi Gagal, Pihak Ressa Rizky Akan Bongkar Masa Lalu Denada di Persidangan

BANDA ACEH –  Mediasi antara Denada dan Ressa Rizky Rosano terkait pengakuan status anak kandung tak menemui titik terang di Pengadilan Negeri Banyuwangi. Pihak Ressa Rizky kini menyatakan siap membongkar semuanya di persidangan.Ronald Armada selaku kuasa hukum Ressa menegaskan persidangan akan bersifat terbuka untuk umum. Hal itu memiliki konsekuensi besar, seperti yang tersimpan rapat kemungkinan besar akan terkuak lebar ke publik.

“Kalau memang mereka sudah siap, Insyaallah kami lebih siap. Nanti kalau peristiwa hukum ini sudah pure bisa diketahui oleh publik sampai apa yang terjadi,” kata Ronald Armada seperti diberitakan detikcom, Kamis (22/1).

“Kemudian mohon maaf ya, dalam koridor ini sampai membuka aib ke mana-mana, ya jangan salahkan saya. Karena sistem persidangan itu kan pastinya terbuka untuk umum,” bebernya.”

Sehingga, Ronald mengaku amat menyayangkan pihak Denada tidak memanfaatkan mediasi yang digelar secara tertutup dengan baik.

Menurutnya, Denada sebagai selebritas berkepentingan untuk melindungi privasinya melalui kesepakatan damai di ruang mediasi.

Namun, karena kesempatan itu diabaikan, Ronald Armada menilai pihak Denada sudah siap dengan segala risiko hukum maupun sosial yang akan timbul saat pembuktian dimulai.

“Tapi kalau memang mereka sudah gak ada itikad, berarti bisa disimpulkan bahwa pihak tergugat sudah siap untuk membedah perkara ini hingga sampai ke manapun di ruang publik,” ucap Ronald.

“Berarti mereka kan siap fight di persidangan. Berarti dia juga sudah siap untuk menanggung risikonya.”

Perkara ini bermula ketika Al Ressa Rizky Rossano, pemuda asal Banyuwangi itu mengaku sebagai anak kandung penyanyi Denada.

Ressa mengaku, selama 24 tahun hidup tanpa mengetahui identitas ibu kandungnya yang sebenarnya. Ia tumbuh dengan keyakinan Denada hanya kakak sepupunya.

Selama ini, Ressa tinggal bersama adik Emilia Contessa di Banyuwangi. Perempuan yang seharusnya berstatus nenek itu merawatnya sejak bayi. Ressa mengaku tidak pernah mempertanyakan asal-usul dirinya.

Fakta bahwa Denada adalah ibu kandungnya baru ia ketahui setelah Emilia Contessa meninggal dunia pada 27 Januari 2025.

Ia kemudian mengajukan gugatan terhadap Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025. Ia menuntut pengakuan sebagai anak biologis Denada serta pertanggungjawaban atas dugaan penelantaran selama 24 tahun.

Ressa berharap, Denada memiliki iktikad baik untuk bertemu dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.

Ia membantah tuduhan bahwa memanfaatkan popularitas sang artis untuk kepentingan pribadi. Ressa menegaskan selama ini dirinya hidup mandiri tanpa bantuan finansial dari Denada.

image_print
1 2
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website