Ia menyebut serangan itu dilakukan dengan pesawat pengebom siluman B-2. Trump menambahkan Iran seharusnya sudah memiliki senjata nuklir jika serangan tersebut tidak dilakukan.
“Mereka akan punya senjata nuklir sejak lama, bahkan mungkin sebulan setelah kami menyerang, seandainya kami tidak menghantam mereka. Dan kami menghantam mereka dengan keras, dengan B-2,” ujarnya.
Ia mengatakan pemerintah AS kini akan memantau langkah Teheran selanjutnya.
“Kami akan mencari tahu di mana posisi mereka sekarang dan apa yang akan mereka lakukan soal nuklir. Mereka tidak boleh melakukan nuklir. Satu hal yang selalu saya tekankan, mereka tidak boleh melakukan nuklir,” katanya.






























































































