Jay Idzes kini menjadi salah satu nama paling konsisten dibicarakan dalam proyek jangka panjang Timnas Indonesia. Dilansir dari haloindonesia.co.id, performanya di level klub dan internasional membuatnya tidak lagi dipandang sebagai pemain pelapis, melainkan fondasi pertahanan yang sulit digeser.Pada level tim nasional, jay idzes tampil sebagai bek yang tenang, disiplin posisi, dan minim kesalahan. Karakter ini jarang dimiliki bek Asia Tenggara yang bermain reguler di kompetisi Eropa. Itulah sebabnya namanya terus menguat dalam setiap daftar panggil Timnas Indonesia.
Awal Karier dan Latar Belakang Keluarga
Jay Noah Idzes lahir di Mierlo, Belanda, pada 2 Juni 2000. Ia tumbuh dalam kultur sepak bola Eropa yang ketat sejak usia dini. Darah Indonesia mengalir dari garis keturunan orang tuanya, yang kemudian menjadi pintu bagi proses naturalisasi.Idzes mengawali karier junior di akademi PSV Eindhoven sebelum melanjutkan pembinaan di beberapa klub Belanda lainnya. Fase ini penting karena membentuk gaya bermainnya yang rapi dan berbasis organisasi.
Berbeda dari banyak bek muda yang mengandalkan agresivitas, Idzes justru berkembang sebagai pemain bertahan yang mengutamakan membaca permainan. Ini menjadi ciri yang menonjol hingga sekarang.
Perjalanan Klub: Dari Belanda ke Italia
Karier profesional Jay Idzes dimulai bersama FC Eindhoven. Di klub ini, ia mendapat menit bermain reguler dan berkembang secara signifikan sebagai bek tengah.Performa stabil di Eerste Divisie membuka jalan menuju klub yang lebih kompetitif. Ia kemudian bergabung dengan Go Ahead Eagles, klub Eredivisie yang dikenal memberi ruang bagi pemain muda.
Langkah penting terjadi saat Idzes hijrah ke Italia dan bergabung dengan Venezia FC. Bermain di sepak bola Italia menuntut kedisiplinan taktik tingkat tinggi, terutama untuk seorang bek.
Di Venezia, Idzes menghadapi persaingan ketat. Namun perlahan ia mampu beradaptasi dan mendapatkan kepercayaan pelatih. Ini menjadi bukti kematangan mental dan teknisnya.
Gaya Bermain yang Efisien
Jay Idzes bukan tipe bek flamboyan. Ia jarang melakukan tekel sembrono atau overlap berlebihan. Kekuatan utamanya terletak pada:
- Posisi bertahan yang presisi
- Antisipasi bola silang
- Duel udara yang konsisten
- Distribusi bola sederhana namun efektif
Dalam sistem pertahanan modern, tipe bek seperti ini sangat dibutuhkan. Ia tidak memaksakan aksi individual, tetapi menjaga struktur tim.Di Timnas Indonesia, karakter ini terasa kontras dengan gaya bermain beberapa bek lain yang lebih agresif. Justru di sinilah nilai tambah Idzes.





























































































