NASIONAL
NASIONAL

Update Longsor Cisarua Bandung Barat: Korban Tewas Bertambah jadi 11 Orang, 79 Masih Hilang

BANDA ACEH – – Bencana longsor dahsyat menerjang Kampung Pasir Kuning, Desa Pasir Langu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Hingga Sabtu malam, tim gabungan melaporkan 11 orang ditemukan meninggal dunia, sementara puluhan warga lainnya masih dinyatakan hilang.

Peristiwa maut ini terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan tebing tinggi di sekitar pemukiman warga runtuh dan menimbun puluhan rumah.

Berdasarkan data terkini, bencana ini berdampak pada 37 Kepala Keluarga (KK) dengan total 114 warga terdampak. 

Korban meninggal dunia sebanyak 11 orang dan 23 lainnya selamat. Mereka 23 sudah dievakuasi ke pengungsian. Sedangkan 79 orang diduga masih tertimbun material longsor. 

Seluruh korban selamat saat ini telah ditampung sementara di Kantor Desa Pasir Langu untuk mendapatkan bantuan logistik dan perawatan medis. 

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengonfirmasi, 11 kantong jenazah telah diterima oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar di posko identifikasi.

“Petugas gabungan telah mengevakuasi 11 korban meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, lima jenazah sudah berhasil teridentifikasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Sisa jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi mendalam,” ujar Irjen Pol Rudi Setiawan.

Pencarian Terkendala Cuaca

Operasi pencarian besar-besaran dihentikan sementara pada Sabtu malam karena faktor cuaca dan risiko longsor susulan yang membahayakan petugas.

Rencananya, proses pencarian terhadap 79 warga yang masih hilang akan dilanjutkan kembali pada Minggu (25/1/2026) pagi. Tim SAR gabungan akan mengerahkan alat berat serta anjing pelacak (K-9) untuk menyisir titik-titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya warga.

“Pencarian akan dilanjutkan besok pagi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keamanan di lokasi longsor,” kata Kapolda.

Mengingat jumlah pengungsi yang mencapai puluhan jiwa, saat ini dibutuhkan bantuan mendesak berupa selimut dan pakaian hangat, makanan instan dan air bersih, obat-obatan serta alat medis dasar dan perlengkapan bayi dan balita.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah Bandung Barat masih terpantau tinggi

image_print
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
View all comments

Reaksi

Berita Lainnya

Uh-oh! It looks like you're using an ad blocker.

Our website relies on ads to provide free content and sustain our operations. By turning off your ad blocker, you help support us and ensure we can continue offering valuable content without any cost to you.

We truly appreciate your understanding and support. Thank you for considering disabling your ad blocker for this website