MEULABOH – Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) merupakan pintu akses kontak layanan JKN bagi Peserta JKN. Kontinuitas layanan yang komprehensif mencakup promotif, preventif, kuratif dan rehabilitative seluruh fungsi tersebut berada di FKTP.
Untuk itu, Dalam Upaya memenuhi keseluruhan kriteria tersebut BPJS Kesehetan Cabang Meulaboh, melakukan evaluasi berdasrkan Kompentensi Berbasis Komitmen (KBK) serta Kontak Rate sebagai dasar penilaian bagi FKTP berjalan dengan efektif.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh FKTP di Kabupaten Aceh Barat serta Kepala Dinas Kesehatan setempat, dipimpin oleh Kepala BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh yang diwakili Dona Rumondang (26/01).
Kepala bpjs Kesehatan melalui dona menyebutkan, FKTP berperan sebagai gate keeper dalam layanan JKN, sebagai pengatur pintu masuk layanan. Artinya, setiap peserta JKN harus memulai pelayanan di FKTP sebelum dirujuk ke rumah sakit tingkat lanjutan.
Sehingga peserta memperoleh layanan yang lebih cepat, fokus, dan berkesinambungan melalui dokter/puskesmas yang mengenal riwayat kesehatannya, Jelas Dona.
Pengukuran layanan FKTP berjalan dengan efektif sesuai dengan KBK dan Kontak Rate diukur melalui dua indicator yaitu Angka Kontak, Rasio Rujukan Non Spesialistik (RRNS) dan Rasio Peserta Prolanis Terkendali (RPPT).
Angka kontak mengukur tingkat akses dan pemanfaatan layanan yang ada di FKTP oleh peserta JKN. RRNS menggambarkan kualitas layanan FKTP dan ketepatan pelaksanaan sistem rujukan dan RPP, disini dapat diukur optimalisasi penanganan pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 dan Hipertensi di FKTP, tambah dia.
“Kontak tidak hanya terjadi ketika peserta JKN memperoleh layanan dalam kondisi sakit, tapi juga dalam kondisi sehat seperti kegiatan Posyandu dan Posbindu, dapat terjadi di FKTP, jejaring, hingga UKBM seperti Posyandu dan Posbindu, Sehingga layanan komprehensif dalam hal preventif dapat terwujud,” Tuturnya.
Melalui evaluasi penilaian tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu layanan FKTP, memperkuat fungsi gate keeper, serta memastikan peserta JKN memperoleh layanan yang mudah, cepat, dan setara.
Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan seluruh FKTP diharapkan mampu meningkatkan pencapaian indikator KBK dan kualitas kesehatan masyarakat Aceh Barat secara berkelanjutan, demikian, Dona.[]
Editor : Biro Meulaboh.































































































