– Berbagai pihak melontarkan respon terhadap pernyataan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa yang menyatakan anak atau keturunan anggota PKI boleh menjadi anggota atau ikut seleksi prajurit TNI.
Salah satunya adalah dari anak pahlawan revolusi yang menjadi korban kekejaman peristiwa G30S PKI, Mayjen (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo, Letjen TNI Purn Agus Widjojo yang berbicara tentang dosa para anggota PKI itu.
Letjen TNI Purnawirawan Agus Widjojo mengatakan jika dia sebagai keluarga korban yakni para Jenderal Pahlawan Revolusi tidak menaruh dendam terhadap keluarga para pelaku kekejaman pada peristiwa G30S PKI.
Letjen TNI Purn Agus Widjojo menyatakan jika posisi dibalik maka dia juga tidak mau menjadi keturunan dari para anggota PKI terlebih yang terlibat peristiwa G30S.
“Sekarang kita balik kalau kita seandainya keturunan dari seseorang yang dari generasi di atas saya melakukan pelanggaran terus saya dikenakkan dosa-dosa mereka terus bagaimana,” kata Letjen TNI Purn Agus Widjojo seperti yang dikutip Hops.ID dari kanal Youtube CNN Indonesia pada Minggu, 3 April 2022.
Letjen TNI Purn Agus Widjojo mengungkapkan jika dia juga berharap jika semua hal terkait peristiwa G30S PKI itu berhenti.
Namun, dia masih belum tahu dan bertanya pada diri sendiri sampai kapan pengungkitan peristiwa G30S PKI itu akan berhenti. Terlebih, pelakuknya sekarang sebagian besar sudah tidak ada dan kini tinggal keturunan dari para anggota PKI itu.
“Sebetulnya perasaan saya dimana ini berhenti? Toh bukan mereka yang melakukan itu,” terang Letjen TNI Purn Agus Widjojo.
Namun, Letjen TNI Purn Agus Widjojo menegaskan jika memang tidak ada undang-undang yang melarang para keturnan PKI menjadi anggota TNI. Hak dan kewajiban mereka disamakan dengan warga negara lainnya.
Namun, Letjen TNI Purn Agus Widjojo menegaskan jika para keturunan anggota PKI itu melakukan kejahatan atau pelanggaran seperti dicantumkan dalam TAP MPRS 25 tahun 1966 tentang pembubaran PKI dan undang undang tentang tentang keamanan negara maka hendaknya juga dikenakan tindakan hukum.
”Jadi sama kita awasi dan kalau memang ternyata mereka melakukan itu tindak pidana yang memang bisa dikenakan sanksi hukum ya ditindak. Tetapi tidak karena mereka itu keturunan anggota PKI,” tegasnya.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler