Blang Kejeren- Lantunan salawat mengiringi pawai 1 Muharram 1445 Hijriah yang diadakan di Blangkejeren, Gayo Lues, Selasa (18/07/2023). Pawai tersebut diikuti oleh sejumlah murid dan guru Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah di daerah itu.
“Tahun baru ini, insya Allah memberikan semua kebaikan kepada kita sebagaimana Allah menjanjikan keselamatan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw berserta seluruh sahabat dan keluarga beliau” kata Penjabat Bupati Gayo Lues, Alhudri, saat melepas perserta pawai.
Pawai dimulai dari halaman Balai Musara yang berada persis di seberang Pendopo Bupati Gayo Lues. Sejak pukul 8.00 WIB, peserta pawai mulai berkumpul dan mempersiapkan sejumlah pernak-pernik untuk mereka pamerkan di sepanjang jalan yang dilintasi dengan berjalan kaki.
Petugas kepolisian dan satuan polisi pamong praja juga terlihat berjaga-jaga sejak pagi hari untuk memastikan lalu lintas di Ibu Kota Gayo Lues itu tetap lancar selama pawai berlangsung. Sejumlah warga kota juga terlihat menanti kehadiran peserta pawai melintasi mereka.
“Hijriah bukan sekadar penanggalan dalam kalender Islam. 1 Muharram adalah titik penting perjalanan umat manusia dari alam kegelapan menuju alam penuh ilmu pengetahuan. Iktibar dari sejarah itu yang harus selalu kita pegang agar tahun ini benar-benar menjadikan kita pribadi lebih baik dari sebelumnya,” kata Alhudri.
Alhudri juga berharap momentum 1 Muharram menjadi perekat ukhuwah islamiyah seluruh masyarakat Gayo Lues. Rasulullah Muhammad saw senantiasa berpesan tentang persatuan dalam banyak kesempatan.
Alhudri juga berpesan agar seluruh orang tua memberikan dukungan dan perhatian terhadap pendidikan anak. Baik dari bidang pengetahuan umum hingga pengetahuan agama. Karena itu, orang tua penting untuk memberikan keteladanan. Karena anak-anak, kata dia, meniru perilaku orang tua.
“Dan persatuan itu hendaknya kita lakukan dengan tetap berpegang pada tali Allah. Insya Allah, Gayo Lues ke depan tidak hanya dikenal sebagai Negeri Seribu Bukit. Tapi juga dikenal sebagai Negeri Seribu Hafiz,”
Pawai ini juga dilepas oleh Kepala Pengadilan Negeri Gayo Lues, Kepala Kepolisian Resor Gayo Lues, Kepala Kejaksaan Negeri Gayo Lues, dan Komandan Distrik Militer 0113/Gayo Lues
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler