Pemerintah Ghana telah mengajukan kebangkrutan setelah gagal membayar utang miliaran dolar Amerika Serikat kepada kreditor internasional.
New York Times, dalam laporannya baru-baru ini, menyebut negara di Afrika Barat ini benar-benar sudah bangkrut karena utang yang merajalela.
Ghana telah berkali-kali minta pinjaman kepada Dana Moneter Internasional (IMF) untuk tambal sulam utang-utangnya, baik kepada kreditor asing maupun lokal.
“Pemerintah pada dasarnya bangkrut. Ini adalah kali ke-17 Ghana terpaksa meminta dana [pinjaman] tersebut sejak negara ini memperoleh kemerdekaan pada tahun 1957. Krisis terbaru ini sebagian disebabkan oleh pandemi virus corona, invasi Rusia ke Ukraina, dan harga pangan dan bahan bakar yang lebih tinggi,” tulis New York Times yang mengulas kondisi keuangan negara tersebut.
Laporan lain dari All Africa pada Kamis (28/9/2023) menyebutkan Ghana yang sedang menghadapi kesulitan keuangan yang parah karena tingginya kewajiban utang luar negeri dan dalam negeri.
Pada bulan lalu, pemerintah negara itu mencari dana talangan pinjaman sebesar USD3 miliar dari IMF. Ghana kini menjadi negara yang paling berutang kepada IMF.
Utang Nasional Ghana sehubungan dengan Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun 2023 mencapai 98,7%. Angka persentase ini naik dari angka 88,7% pada tahun 2022 dan juga dari angka 79,6% pada tahun 2021.
Disebutkan bahwa di Ghana, pemerintah berutang sebesar USD63,3 miliar pada akhir tahun 2022 tidak hanya kepada kreditor asing tetapi juga kepada pemberi pinjaman dalam negeri—dana pensiun, perusahaan asuransi, dan bank lokal. Angka utang ini pasti akan jauh lebih tinggi pada tahun 2023.
Dilaporkan lebih lanjut bahwa pemerintah Ghana berutang kepada produsen listrik independen sebesar USD1,58 miliar dan berada dalam bahaya pemadaman listrik yang meluas.
Penyebab krisis di Ghana ini adalah pemerintahan Presiden Nana Akufo Ado meminjam banyak uang dari pemberi pinjaman internasional dan dalam negeri untuk melaksanakan program-programnya, membayar utang yang besar kepada produsen listrik independen, dan menutupi kekurangan pendapatan dari penghapusan dan pengurangan 18 pajak dan retribusi.
Bahaya sebenarnya saat ini adalah Ghana kemungkinan besar tidak akan mampu memenuhi kewajiban pembayarannya kepada pemberi pinjaman internasional ketika Obligasi Ghana jatuh tempo pada Mei 2024.
Situasi mengerikan dan risiko kebangkrutan ini tidak hanya dihadapi oleh Ghana, tetapi juga negara lain seperti Tunisia, Zambia, Kenya, dan Mesir.
Benang merah yang menjadi penyebab utama krisis ini di semua negara yang hampir bangkrut adalah pinjaman berlebihan yang dilakukan pemerintah untuk mendanai pengeluaran pemerintah pada proyek-proyek publik dan kurangnya penghematan dalam pengeluaran pemerintah yang dalam banyak kasus dilakukan oleh ketidakdisiplinan keuangan dan korupsi terang-terangan di pemerintahan.














































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler