Prabowo-FED-4JPG-1065541604.webp” width=”640″/>BANDA ACEH -Pemakaian bantuan operasional sekolah (BOS) untuk membiayai program makan siang gratis hanya salah satu skema yang dipertimbangkan. Itu pun masih membutuhkan kajian mendalam.
“Dalam masa-masa seperti ini kita coba berbagai skema. Baik pembiayaan, menu, maupun lainnya,” kata Gibran Rakabuming Raka.
Calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto itu menyampaikan hal tersebut di Balai Kota Solo kemarin (1/3) sebagaimana dilansir Jawa Pos Radar Solo.
Adalah Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang pertama menyampaikan wacana penggunaan BOS untuk program makan siang gratis yang idenya digulirkan oleh pasangan capres-cawapres Prabowo-Gibran itu.
Baca Juga: Simulasi Program, Siswa Mengaku Porsi Makan Siang Gratis Kebanyakan
Persisnya ketika dia menghadiri simulasi Program Makan Siang Gratis di SMPN 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (29/2) lalu. Dalam simulasi itu, ada empat menu berbeda senilai Rp 15 ribu seperti gado-gado, ayam goreng, semur telur, dan siomay.
Airlangga yang juga ketua umum Golkar itu menyatakan bahwa dimungkinkan menggunakan BOS.
Sampai dengan kemarin, Gibran juga belum mau membeberkan mekanisme pembiayaan program yang memicu polemik tersebut. Wali kota Solo yang juga putra sulung Presiden Joko WIdodo itu beralasan masih menunggu pengumuman resmi terkait Pilpres 2024 dari KPU.
Berbagai lembaga survei sudah menyebut Prabowo-Gibran sebagai pemenang Pilpres 2024 dalam satu putaran. Real count KPU juga menunjukkan demikian.
Gibran mengakui sejumlah opsi telah masuk pertimbangan, termasuk yang disampaikan Airlangga. Karena itu, pihaknya akan mulai menampung banyak masukan dari berbagai pihak agar program itu bisa berjalan dengan baik. ’’Setelah ini pastinya akan banyak masukan dari orang tua murid, dari murid dari guru,’’ ujarnya.
Sebelumnya, Airlangga mengatakan bahwa simulasi Program Makan Siang Gratis di SMPN 2 Curug itu sebagai pijakan untuk belanja masalah. Meski belum resmi dinyatakan menang, program yang digagas paslon 02 itu perlu dipersiapkan agar lebih matang. Termasuk mekanisme jika menggunakan pembiayaan dari dana BOS.
“Kalau SMP, SD, kita relatif punya sistem plan-plan anggaran, salah satunya melalui BOS dan secara spesifik bisa dibuat,” terang Airlangga.
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler