NASIONAL
NASIONAL

Kasus Arogansi Ivan Sugianto Makin Panas, Beredar Video Siswa SMA Mimisan hingga Dibopong

BANDA ACEH  – Makin hot, beredar video Ethan (EV) siswa SMA Kristen Gloria 2 Surabaya harus dibopong gegara mimisan usai dipaksa sujud dan menggonggong oleh pengusaha Ivan Sugianto.

Dalam video itu, tampak EV dibopong oleh 2 siswa SMA Gloria lainnya menuju keluar sekolah.

Video ini diunggah oleh akun X (Twitter) @moejeep_peluang.

“Ini kenapa si Ethan mimisan, infonya ditendan si Ivan,” tulis akun tersebut, Rabu (13/11/24). 

 

Ada Video Lebih Parah

Menanggapi video tersebut, lagi-lagi akun X @LexWu_13 membeberkan informasi terkait kejadian tersebut. 

Ia menegaskan, bahwa video yang beredar luas di media sosial tidaklah seberapa.

“Kalau dibilang ibu Korban yang di minta sujud dan menggonggong sampai Masuk Rumah sakit karena shock gk kuat liat anaknya di paksa sujud dan menggonggong! itu benar adanya!,” 

Berita Lainnya:
Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

“Jadi di video yg rame itu gk seberapa! yg tidak di rekam itu! 

Si Ivan, bener2 suruh Ethan untuk Sujud dan gonggong! dan itu dilakukan di Lingkungan Sekolah,” tulisnya. 

Disisi lain, sebenarnya pihak keluarga Ivan Sugianto  dan EV sudah mencapai kesepakatan damai. 

Mereka saling memahami kesalahan masing-masing dan telah saling memaafkan. 

Kesepakatan damai ini juga telah diunggah di berbagai platform media sosial.

“Namun, pihak sekolah Gloria 2 terus mendesak agar Polrestabes Surabaya meneruskan proses hukum,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto.

Terkait persoalan tersebut Kombes Pol Dirmanto menggelar konferensi pers di Polrestabes Surabaya, Rabu (13/11/2024). 

Ia menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 21 Oktober lalu.

Sejak kejadian tersebut, Dirmanto menyatakan, bahwa Polisi dari Polrestabes Surabaya telah melakukan langkah-langkah penyelidikan yang luar biasa.

Berita Lainnya:
Jokowi Perintahkan Yaqut 'Ngumpet' Hindari Pansus Haji, Korupsinikus: KPK Berani Panggil?

“Penyelidik sudah mendatangi sekolah segera setelah kejadian viral pada pukul 15.30.”

“Teman-teman dari Polrestabes langsung datang pada saat itu juga, tetapi karena sudah sore, sekolah sudah tutup,” kata Dirmanto.

Saat berada di lokasi, Polisi sudah meminta keterangan dari pihak keamanan sekolah. 

Keesokan harinya, penyelidikan berlanjut dengan meminta keterangan dari pihak sekolah, termasuk IV yang diyakini sebagai pelaku. 

Beberapa hari setelah tanggal 21, guru-guru di Sekolah Gloria 2 melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya. 

Bahkan, mereka menyewa jasa pengacara untuk menangani kasus ini. 

Polisi memastikan, bahwa kasus ini masih dalam tahap pendalaman. 

Hingga kini, sudah ada delapan saksi yang diperiksa, salah satunya adalah IV, yang diyakini sebagai pihak yang menyebabkan keributan di SMA Gloria 2 Surabaya.

image_print
1 2

Reaksi

Berita Lainnya