BANDA ACEH -Kasus hukum Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto yang diangkat lembaga survei sebagai objek jajak pendapat bisa menutup kasus lain yang belum selesai ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti menilai wajar jika kasus suap Hasto lebih menarik hingga diangkat sebagai objek survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru-baru ini.
“Kenapa kasus Hasto diangkat lembaga survei? Karena di situ ada bobot beritanya. Hasto adalah sekjen partai pemenang pemilu meski bukan partai penguasa. Perhatian orang pastilah akan tertuju jika kasus Hasto terus dipentaskan,” tutur Ray kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis, 13 Februari 2025.
Lewat perhatian publik, maka citra KPK akan berdampak positif jika terus mengusut kasus Hasto. Namun Ray khawatir, kondisi ini akan menutup kasus lain yang belum dituntaskan lembaga antirasuah.
“Citra KPK bakal dinilai membaik. Tapi dengan Hasto ini, banyak kasus besar di tangan KPK macet dan dapat ditutupi. Citra KPK positif, maka kasus-kasus besar tertutupi. Begitulah cara kerjanya,” sambungnya.
Oleh karena itu, Pengamat Politik jebolan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu mengajak masyarakat untuk tidak luput karena dijejali hasil survei yang tidak objektif.
“Mari fokus desak KPK untuk tangani kasus CSR BI (Bank Indonesia), Blok Medan, Sahbirin Noor, kekayaan keluarga Pak Jokowi, bansos yang tidak tepat sasaran, dan lainnya,” urainya.
“Menyebut KPK sukses karena menangani kasus Hasto adalah manipulasi citra,” tutup Ray.
LSI sebelumnya menggelar survei terkait tingkat kepercayaan publik terhadap kasus korupsi Hasto Kristiyanto yang sedang ditangani KPK. Hasilnya, 77 persen masyarakat percaya Hasto terlibat korupsi pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR, Harun Masiku.
Sementara itu, ada 15,5 persen responden menjawab kurang percaya Hasto terlibat korupsi. Lalu responden yang menjawab tidak percaya sama sekali sebesar 0,9 persen.
Survei ini dilakukan pada 20-28 Januari melibatkan 1.200 responden berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Survei digelar dengan metode multistage random sampling pada margin of error diperkirakan sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sumber: Media
































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Berita Terpopuler