BANDA ACEH – Pihak Israel akhirnya menunjukkan kondisi terkini dr Hussam Abu Safiya, direktur Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara. Pahlawan Palestina itu muncul dengan kedua tangan dan kaki diborgol untuk pertama kalinya sejak penangkapannya oleh pasukan Israel.Media Israel menyiarkan video yang menunjukkan Abu Safiya tampak kelelahan dan melemah saat ia dikawal oleh penjaga penjara. Abu Safiya dianggap sebagai salah satu dokter paling terkemuka yang terus bekerja di bawah pemboman Israel untuk menyelamatkan warga Palestina yang terluka di Gaza utara.
Quds News Network melaporkan, video tersebut menunjukkan dia tampak kelelahan, pucat, dan terlihat memar di wajahnya. Kepalanya dicukur, tangan dan kakinya dibelenggu. Rekaman tersebut telah memicu kemarahan karena Israel terlihat dengan sengaja memanipulasi pernyataannya. Dr Abu Safiya, yang tidak fasih berbahasa Inggris atau Ibrani, ditanyai dalam bahasa Inggris oleh reporter Israel. Dia tampak tertekan dan tidak yakin, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa wawancara tersebut dilakukan di bawah paksaan.
Dalam rekaman tersebut, jurnalis Israel bertanya kepada dr Abu Safiya tentang status pernikahannya dan apakah dia memiliki anak. Dia ragu-ragu sebelum menjawab, mungkin karena takut, karena tentara Israel sebelumnya telah membunuh anaknya untuk menekannya.
Israeli media sources released footage showing detainee Dr. Hussam Abu Safiya, who was kidnapped during the genocide in Gaza, handcuffed for the first time since his abduction in late December 2024. pic.twitter.com/FnifD1wU2R
— Quds News Network (@QudsNen) February 19, 2025 Abu Safiya ditahan pada Desember 2024 setelah pasukan Israel menggeledah Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza utara. Sebagai direktur Rumah Sakit Kamal Adwan, Abu Safiya menolak beberapa perintah Israel untuk meninggalkan staf dan pasiennya setelah militer Israel memberlakukan blokade yang menghancurkan di daerah tersebut pada tanggal 5 Oktober.
Pasukan Israel kemudian menyerbu Rumah Sakit Kamal Adwan, menangkap Abu Safiya dengan todongan senjata, dan menghancurkan rumah sakit tersebut, sehingga tidak berfungsi lagi. Penangkapannya memicu kecaman luas, terutama setelah beredar gambar dia berjalan sendirian di tengah reruntuhan, mengenakan jas medis, dikelilingi oleh kendaraan militer Israel – sebuah pemandangan yang menjadi ikon ketahanan Palestina.
Menurut keluarganya, Abu Safiya menjadi sasaran penyiksaan dan kelaparan di dalam penjara Israel, sebuah klaim yang dikonfirmasi oleh seorang pengacara yang baru-baru ini mengunjunginya.































































































PALING DIKOMENTARI
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
KOMENTAR
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Si opung, siapa yang ngga' kenal dia. Mafioso Indonesia
Penipu yang begini gaya dia. sekalinya menipu akan tetap terus…