BANDA ACEH – Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan resmi meluncurkan organisasi ‘Aksi Bersama’ sekaligus meresmikan jembatan Titian Persatuan di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten. Diketahui ‘Aksi Bersama’ merupakan inisiatif langsung dari Anies Baswedan.Lantas, apakah organisasi yang didirikan mantan Capres 2024 itu untuk kendaraan Politik di 2029 mendatang?
Inisiator Aksi Bersama Anies Baswedan mengatakan, ‘Aksi Bersama’ dibentuk sebagai wadah untuk menyalurkan budi baik dalam bentuk nyata, langsung kepada masyarakat. Aksi Bersama dibentuk tidak hanya sebagai wadah atau perkumpulan saja.
”Aksi Bersama bukan berkumpul hanya untuk berdiskusi. Tapi Aksi Bersama berkumpul untuk mewujudkan perubahan di masyarakat,” ujar Anies dikutip, Kamis (15/5/2025).
Anies menambahkan, pembangunan jembatan Titian secara gotong royong menjadi aksi nyata dari organisasi barunya itu.
Titian Persatuan adalah program yang bertujuan untuk melakukan pembangunan maupun perbaikan jembatan-jembatan yang rusak yang ada di Indonesia. Pembangunan dan perbaikan jembatan ini menjadi langkah krusial dalam membuka isolasi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan jembatan yang layak, anak-anak dapat dengan aman menuju sekolah, petani dapat mengangkut hasil panen ke pasar, dan layanan kesehatan dapat menjangkau desa terpencil.
”Kenapa jembatan? Karena jembatan adalah pintu gerbang kesejahteraan,” ujarnya.
Anies menceritakan tiga bulan lalu, saat dia datang ke Desa Cihanjuang, melihat langsung kondisi jembatan yang sudah sangat rusak. Ia sempat bertemu dengan anak yang menceritakan ibunya wafat karena hamil tua. Karena jembatannya rusak, ibunya meninggal dunia, sebelum sempat dibawa ke rumah sakit.
“Peristiwa ini mencerminkan bahwa daerah yang jauh dari kemajuan, ada kebutuhan yang sangat mendasar, yaitu kebutuhan jembatan,”ujar Anies.
“Sekarang kita mulai sekarang Aksi bersama. Membangun jembatan-jembatan yang ada di desa di seluruh indonesia. Doakan agar ikhtiar ini berjalan dengan baik,”tutup Anies.
Sementara itu, Kepala Desa Cihanjuang, Cacu Sukardi mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi terhadap pembangunan jembatan di desanya yang dilakukan oleh ‘Aksi Bersama’. Ia menyebut, seluruh warga desa saling gotong royong dalam membantu Pembangunan tersebut.
“Masyarakat siang malam bekerja. Perempuan memasak, laki-laki bekerja membangun jembatan,” ujar Cacu.
Cacu juga menyebut bahwa jembatan lama ketika rusak, masyarakat hanya mampu menambal dan memperbaiki tiap kayu yang rusak.
Bahkan kata diam banyak warga dan anak-anak yang terpeleset karena rapuhnya kayu tersebut.































































































Paling Banyak Dipilih
Viral Lagu “Tak Diberi Tulang…
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Inilah 5 Produk Jam Tangan…
Apa benar, yang nomor 4 itu adalah produk ROLEX...???
Berusia Setengah Abad sejak 6/8/1973…
Berikut untuk mengingatkan kita kembali tentang Sejarah: "Kita bukan pembuat…
Pembiayaan Digantung Tak Ada Kabar…
Kriet mate bank Aceh nyan menyoe meurusan ngen ureng Aceh.…
Ada Dua Nama Calon Direktur…
Siapapun nanti dirut yg terpilih, saya siap membantu bas menggarap…
Active Threads
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Hana jelas, Leh kiban di meubut di kelola,Meu peu cap…
Paling Dikomentari
Kanda Bahlil Girang Disanjung dengan…
Rosan Roeslani Bongkar Akal-akalan Keuangan…
Apa itu Rehabilitasi dan Tujuannya
Kabar Gembira, Bustami Hamzah Resmi…
Bukan Sekadar Pelengkap! PTS Kini…
Komentator Paling Aktif
Komentar Paling Aktif
Jeffrey Epstein yahudi nggak jelas dan pelaku pelecehan sensual.
Syukur lah karena seharusnya memang langsung dimakan karena bukan namanya…
Ara lagi salah minum obat. Kami maklum. hahahaha...
Bikin malu Rakyat Republik Indonesia saja!
Anjing sudah menggonggong karena karena "tak diberi tulang lagi"
Berita Terpopuler